Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan








Guild of Souls – Sebuah Game Defense Dengan Variasi Menarik Dari Indonesia
Saya langsung jatuh cinta dengan genre line defense ketika saya bermain Army of Darkness Defense sekitar 3 tahun lalu. Sejak saat itu sampai sekarang saya selalu mencari game dengan genre serupa dari waktu ke waktu. Beberapa hari yang lalu saya menerima kabar bahwa ada salah satu game karya anak bangsa yang juga menggunakan genre seperti ini. Tentu saja saya langsung mengunduh dan memainkannya. Hasilnya? Sedikit campur aduk namun bisa saya katakan Guild of Souls adalah karya anak bangsa yang punya potensi.
Kebanyakan game defense seperti ini tidak mempunyai cerita yang cukup berarti dari segi kualitas maupun kuantitas. Namun Guild of Souls mau berusaha lebih dan menyajikan cerita yang bisa dibilang cukup menarik. Kamu akan mengikuti cerita karakter utama kita yang bernama Reynald. Reynald ini bukan seorang pemuda yang harus menyelamatkan dunia, namun sebaliknya seorang pangeran dari negara setan. Nantinya Reynald akan bertemu dengan Marah, seorang putri dari negara iblis. Bersama-sama mereka bertujuan untuk menekan bangsa manusia yang semakin merajalela. Cerita semakin kompleks ketika pihak ketiga yaitu Tuhan ikut campur dan memutuskan untuk menghapuskan segalanya. Jadi ini bukanlah tipikal cerita mengenai bocah yang harus menyelamatkan dunia.
Guild of Souls | Screenshot 1
Gameplay utamanya sendiri terbilang mirip dengan game sejenis, katakanlah Line Ranger atau Battle Cats. Kamu harus mengirim pasukan untuk menghancurkan markas musuh. Mengirim pasukan bisa dilakukan dengan tap gambar pasukan tersebut. Namun tantangannya adalah setiap pasukan yang dikirim akan membutuhkan sumber daya yang disebut ecto. Jadi kamu harus pintar-pintar memutuskan. Pasukan tipe apa yang dikirim? Berapa banyak? Kapan? Dengan urutan seperti apa?
Level pertama saya lalui dengan menaikkan alis. Saya bisa menang namun tidak semudah dengan kebanyakan game serupa yang biasa memakai level pertama untuk perkenalan manis. Menara musuh memiliki hit point yang tebal dan serangan pasukan saya tidak terlalu besar. Level dua saya lalui dengan susah payah dan level tiga saya menyerah. Karena rasanya ada yang salah dengan game ini. Musuh begitu banyak (mencapai 20) sedangkan saya hanya dapat mengeluarkan 1 sampai 2 pasukan setiap 10 detik. Saya mencoba berbagai strategi dan juga upgrade pasukan tapi tidak berhasil. Jumlah musuh serta frekuensi kemunculannya terlalu cepat.
Guild of Souls | Screenshot 2
Pesta penyambutan level awal yang terlalu meriah dari tim musuh
Akhirnya saya telan rasa percaya diri saya atau kerennya swallow my pride. Saya turunkan tingkat kesulitan dari normal menjadi easy dan permainan berubah total. Apapun yang kamu lakukan, kamu pasti menang. Tidak perlu strategi apapun, kamu cukup tap pasukan begitu ecto kamu cukup. Dengan pengubahan satu tingkat kesulitan game ini berubah dari imposibro menjadi sangat mudah. Setelah menang di level easy dan melakukan berbagai upgrade kamu dapat mencoba kembali tingkat kesulitan normal dan hasilnya akan lebih masuk akal.
Guild of Souls membutuhkan perbaikan dari sisi keseimbangan game untuk bisa benar-benar dinikmati. Namun saya akan tetap mengatakan bahwa game ini berpotensi. Ini karena cerita demi cerita akan terus terbuka dan menurut saya ini adalah sisi yang menarik. Selain itu setiap karakter juga dapat berevolusi dan kamu harus memutuskan mau berevolusi menjadi apa (kamu tidak dapat memiliki semuanya). Kamu juga akan menemukan gameplay baru yang diselipkan setiap beberapa level. Ini membuat gameplay secara keseluruhan lebih bervariasi.
Guild of Souls | Screenshot 3
Guild of Souls | Screenshot 4
Namun sayangnya Guild of Souls sangat kurang dalam menyediakan panduan bagi pemainnya. Ini bisa terlihat dari tidak ada bantuan tanda kapan pasukan sudah dapat dibeli atau kapan pasukan baru akan terbuka. Kamu juga akan dibuat bingung saat melakukan upgrade karena ada status yang dapat kamu upgrade namun tidak jelas apa gunanya. Setelah level 6 kamu baru mengatakan “oh jadi itu gunanya!”.
Guild of Souls menggunakan sistem energi yang bisa dimaklumi terutama di zaman sekarang. Namun sayangnya Guild of Souls menggunakan terlalu banyak mata uang yang dapat membuat bingung. Ada lima resource yang harus diperhatikan mulai dari energi untuk bermain, soul untuk upgrade pasukan, bone untuk power-up, total army yang sebenarnya bukan resource namun dibuat seolah-olah seperti resource, dan juga bintang hijau tidak bernama (mari sebut saja skill point) yang digunakan untuk upgrade talent. Bagi saya ini terlalu banyak dan memusingkan.
Guild of Souls | Screenshot 5Guild of Souls | Screenshot 5
Jika ada yang harus saya acungi jempol dari game ini, maka itu akan menjadi musik background. Bukan saja semua musik background  dibuat sendiri, tapi juga sangat banyak, tepatnya 12 lagu. Ini berkebalikan dengan kebanyakan game yang kurang memperhatikan musik. Namun untuk kali ini saya akan memihak kebanyakan game tersebut. Lebih baik usaha membuat 12 lagu yang bagus ini dialihkan ke gameplay atau grafis (walaupun kemungkinan besar dilakukan oleh orang yang berbeda).
Guild of Souls mungkin tidak cocok untuk saya. Namun bukan berarti kamu tidak harus mencobanya. Guild of Souls mempunyai jalan cerita yang menarik, variasi gameplay defense yang unik, serta berbagai upgrade yang banyak. Setidaknya itu bisa jadi alasan untuk kamu mencobanya bukan? Mari unduh dan ikut memajukan game karya anak bangsa!

Tertarik dengan game ini?
Apple App Store Link: Guild of Souls (G.O.S), Gratis
Google Play  Store Link: Guild of Souls, Gratis
 
Gamevil Merilis Mark of the Dragon, Perpaduan CoC Dengan How To Train Your Dragon

Pernah membayangkan apa jadinya bila Clash of Clans digabung dengan film How to Train Your Dragon yang juga sempat hadir ke dalam versi game mobile kemarin? Ya, itulah gambaran yang pas tentang game terbaru Gamevil: Mark of the Dragon, yang di bulan Maret kemarin sempat masuk ke dalam daftar game baru Gamevil dari Hendri. Setelah penantian selama lebih dari tujuh bulan (plus soft launch di bulan Oktober), Mark of the Dragon akhirnya hari ini tersedia secara global di platform iOS dan Android.
Mark of the Dragon sendiri merupakan game strategi ala Clash of Clans yang menempatkan penyerbuanmu dalam posisi penunggang naga di tengah pertempuran. Sama seperti game strategi populer yang menjadi kiblatnya tadi, kamu juga menurunkan beberapa pasukan darat untuk menggempur markas musuh baik itu di single player campaign maupun markas pemain lain di mode multiplayer PvP. Bagian paling menarik di sini adalah opsi untuk mengendalikan naga yang kamu punya dari perspektif third person. Dengan mode yang satu ini, kamu bisa menyerang bangunan musuh secara lebih spesifik, sambil melihat detail yang terjadi di sekitar medan pertempuran.
Mark of the Dragon | screenshot 1
Untuk itu di bagian awal permainan kamu diminta untuk memilih satu dari empat elemen dragon rider yang disediakan, mulai dari air, api, udara, dan tanah. Masing-masing elemen dragon rider tersebut mempunyai keistimewaan tersendiri yang mempengaruhi gameplay, seperti serangan pasukan darat yang lebih kuat, hit point pasukan yang lebih banyak, dan frekuensi serangan spesial yang lebih cepat untuk varian naga tertentu.
Sepanjang permainanmu nanti kamu akan meluaskan pengaruh kerajaanmu dengan menyerang pemain lain, sambil mengumpulkan lebih dari 130 jenis naga baru untuk kamu gunakan di pertempuran berikutnya. Sehingga kamu bisa bereksperimen dengan strategi yang sedikit lebih kompleks ke depannya nanti, apakah kamu akan membombardir markas musuhmu dengan nafas naga api atau mendinginkannya dengan serangan naga bernafaskan es.
Mark of the Dragon | screenshot 2
Mark of the Dragon | screenshot 3
Sama halnya seperti game Clash of Clans, di sini kamu juga bisa membuat bangunan pertahanan yang dapat kamu gunakan untuk menghalau penyerbuan lawan. Sayangnya saat saya menjajal Mark of the Dragon, durasi waktu yang diperlukan untuk membangun sebuah ketapel anti naga memerlukan waktu lebih dari 9 menit. Sehingga saya berasumsi bahwa kebutuhan amber (mata uang IAP) untuk mempercepat bangunan benar-benar terasa dibutuhkan di sini, apalagi jika kamu tipikal gamer yang tidak sabaran dengan adanya waiting time. Selain itu kekurangan lain yang saya soroti adalah kualitas visual yang tidak terlalu mewah (untuk ukuran selera saya), sehingga untuk urusan satu ini biar kamu menilai sendiri saat memainkannya.
Dengan kehadiran Mark of the Dragon minggu ini, para penikmat strategi ala Clash of Clans di luar sana setidaknya berkesempatan untuk menjajal sesuatu yang baru, apalagi dengan fitur penyerbuan naganya yang lumayan seru. Terlepas dari kesan mahalnya IAP yang saya jumpai saat memainkan Mark of the Dragon, setidaknya kamu bisa mencobanya terlebih dahulu karena game ini tersedia gratis di App Store dan Google Play. Siapa tahu, mungkin saja kamu suka.




• Breed & Control Your Dragons •
- Raise powerful dragons and ride them to conquer your enemies in strategic battles!
- Collect a variety of dragons with unique skills and experience the thrill of flying them into battle!

• Multiplayer Raid Battles •
- Battle with other players worldwide to steal resources, Honor Points and precious dragon eggs!
- Build the ultimate defense to protect your kingdom from other players' invasions!

• Mighty Guilds •
- Join together with friends to establish an undefeatable guild!
- Compete and dominate other guilds to stay on the top of the ranking charts!

• Achievements •
- With over 70 objectives, there's always a new challenge to overcome!
- Earn exclusive rewards through your achievements!

• Story Mode •
- Complete the heroic quests to defeat the evil sorcerer, Morgon!
- Command hundreds of troops and dragons to become the victor of an epic campaign!

Also supports Spanish, Portuguese, French, German, Russian, Chinese, Japanese, Korean, Thai, Indonesian, and Vietnamese.

Instruction:
1. Install Apk
2. Open game & download additional data (40MB)
3. Play online


Tertarik dengan game ini?

Apple App Store Link: Mark of the Dragon, Gratis
Google Play Store Link: Mark of the Dragon, Gratis
Screenshots of the Pixel people for Android tablet, phone.
Screenshots of the Pixel people for Android tablet, phone.
Screenshots of the Pixel people for Android tablet, phone.
Screenshots of the Pixel people for Android tablet, phone. 
 
Selamat datang di Utopia, sebuah planet baru yang melayang-layang di angkasa berisi kloningan umat manusia. Bumi yang kita tinggali sekarang sudah hancur dan kamu harus membuat populasi yang baru dalam Utopia. Untuk itu kamu dibekali dengan mesin canggih yang bisa melakukan kloning terhadap manusia sehingga terbentuk jenis manusia yang baru dan berbeda.Game terbaru dari Chillingo dan LambdaMu yaitu Pixel People.

Walaupun Pixel People masuk dalam kategori game simulasi town building, namun LambdaMu tidak menitikberatkan pada hal tersebut seperti kebanyakan game lain di genre ini. Pencarian jenis manusia baru dengan menggabungkan spesimen merupakan inti dari game ini. Dengan mesin kloning yang ada kamu harus memilih 2 material gen agar bisa menghasilkan satu jenis pekerjaan baru. Misalnya secretary dicampur dengan  mathematician akan menjadikan seorang accountant.
Namun tidak semua bisa dicampur seenaknya akan ada sebuah tabung reaksi dengan warna berbeda. Merah berarti campuran tersebut kuat dan bisa menghasilkan bangunan baru, kuning bisa dipakai namun tidak terlalu spesial, sementara abu-abu hanya tidak bisa dicampur.
Nah untuk menampung manusia baru tersebut, kamu harus membuat sebuah rumah yang bisa dihuni oleh mereka. Sementara itu bangunan lainnya seperti stadium baru akan muncul ketika sebuah jenis pekerjaan baru ditemukan. Jadi yang bisa kamu bangun menurut kehendak kamu hanya jenis residensial saja beserta dengan hiasannya seperti pohon, jalanan, dll.

Bangunan tempat manusia bekerja tersebut akan menghasilkan koin yang akan menjadi mata uang dalam game ini selain utopium yang menjadi mata uang dengan tingkat yang lebih tinggi. Satu bangunan akan berisi lebih dari 1 orang tergantung slot yang tersedia. Bila slot tersebut sudah terisi penuh, koin yang dihasilkan akan semakin tinggi. Nah yang cukup membuat kamu sibuk, bangunan tersebut memiliki masa aktif, yang artinya setiap beberapa menit harus kamu tap untuk mengaktifkannya agar kembali menghasilkan koin.
Segala pengaturan menu dan juga Game Center bisa kamu temui di bangunan-bangunan tertentu. Seperti help dan setting bisa dijumpai di Town Hall, atau Game Center di Police Station. Cukup unik. Dibagian atas game akan ada sebuah katalog tipe kloning yang sudah pernah dihasilkan, disamping itu ada juga hewan. Cara untuk mendapatkan hewan antara lain dengan mengumpulkan hati dari setiap residensial beberapa menit sekali. Caranya tap & tahan saja pada icon hati yang ada sampai icon hati tersebut membesar.
Bila hati yang dikumpulkan sudah penuh maka akan ada kiriman misterius di mana kamu bisa saja mendapatkan hewan, koin atau bahkan utopium. Level kamu akan naik setiap kali kamu memperluas lahan. Disamping itu ada banyak achievement yang bisa kamu raih. Fitur iCloud Sync dipergunakan setiap kali kamu menutup dan membuka game ini.


 

Game description: Pixel people

Pixel people - create your own Utopia, a beautiful city full of happy people. Arm yourself with science knowledge and splice to create new people. Improve your city in this Android game. Construct a variety of buildings, houses, shopping and entertainment centers, and so on. Manage the vital functions and economy of the city. Explore the genes of your residents and create new citizens with useful skills and talents that you need to do certain work in the city. Unlock hidden missions and mini-games inside the buildings of your city.




Game features:

  • Pixel graphics
  • 280 characters
  • City upgrades
  • Absorbing gameplay
Tertarik dengan game ini?
Download on Google Play |   Apk Download

Game Karya Anak Bangsa Yang Wajib Kamu Punya

Selasa, 17 Desember 2013
Posted by Unknown
Tag :

Game Karya Anak Bangsa Yang Wajib Kamu Punya

Game Karya Anak Bangsa Yang Wajib Kamu Punya
| 30/01/2013
Cukup seru sebenarnya mengikuti perkembangan game khususnya mobile game di Indonesia. Dan sejauh ini GameSaku sudah memainkan beberapa game karya asli Indonesia dan secara umum kita sangat senang dengan kualitas game indonesia yang terus menerus membaik. Bahkan beberapa diantaranya mempunyai kualitas yang sangat baik sehingga kamu tidak akan menyangka bahwa itu adalah game buatan Indonesia. Kepada developer Indonesia, GameSaku ucapkan selamat dan terus semangat dalam membuat game-game yang berkualitas.
Dibawah ini kita kumpulkan game hasil karya anak bangsa yang wajib kamu punya (tidak dalam urutan tertentu). Download dan beli sebagai bentuk dukungan kepada kemajuan gaming indonesia. So jangan dibajak yah.

Cute Kill, by TouchTen.com

Cute Kill Android | Featured
Satu lagi karya TouchTen yang juga seru, Cute Kill akan membawa kamu ke dalam pelarian seru seorang gadis dengan seorang bayi bersenjata dipunggungnya. Tugas kamu adalah mengarahkan sang gadis menuju tempat yang aman selama sang bayi sibuk menembak zombie-zombie yang mengejarnya. Baca review lengkap Cute Kill disini.
App Store Link: Cute Kill, Free
Google Play Link: Cute Kill, Free

Push The Box, by Maximize Games

Push The Box | Screenshot 2
Push The Box adalah game puzzle yang menceritakan seorang babi yang pergi untuk menyelamatkan anggota keluarganya. Design levelnya dibuat dengan pintar, menantang dan penuh dengan tools serta jebakan yang unik. Totally Recommended bagi penggemar puzzle! Baca review lengkap Push The Box disini.
App Store Link: Push The Box, Rp. 9500
App Store Link: Push The Box – Free, Free
Google Play Link: Push The Box, $0.91

Icon Pop Quiz, by Alegrium

Icon Pop Quiz | Featured
Icon Pop Quiz mempunyai gameplay yang simple dimana kamu harus menebak icon atau logo yang muncul di layar handphone kamu. Game ini sangat terkenal di Indonesia maupun di luar negeri sampai-sampai PSY penyanyi dari Gangnam Style menggunakan icon dari game ini untuk account Twitternya. Baca review lengkap Icon Pop Quiz disini.
App Store Link: Icon Pop Quiz, Free
Google Play Link: Icon Pop Quiz, Free

Flow The Cloud, by Chocoarts

Flow The Cloud | Screenshot 2
Flow The Cloud merupakan game dengan presentasi grafis yang sangat baik dan puzzle yang menantang. Tugas kamu adalah mengantarkan burung yang mengantuk ini ke sarangnya sehingga bisa tidur dengan tenang. Tapi kamu harus memutar otak terlebih dahulu karena kamu hanya bisa melewati jalur-jalur dengan pola tertentu. Baca review lengkap Flow The Cloud disini.
App Store Link: Flow the Cloud, Rp. 9500
App Store Link: Flow the Cloud Free, Free

Sage Fusion, by Kidalang

Sage Fusion | Screenshot 2
Merekomendasikan game ini untuk kamu mainkan adalah hal yang mudah. Ini karena Sage Fusion mempunyai jalan cerita dan dialog panjang yang menarik untuk diikuti. Selain itu sentuhan turnbase RPG dalam game adventure ini menambah keseruannya sendiri. Baca review lengkap Sage Fusion disini.
App Store Link: Sage Fusion, Rp. 9500
App Store Link: Sage Fusion lite, Free

Battlebox, by Elagotech

BattleBox | Screenshot 4
BattleBox adalah game tower defense unik dimana tokoh-tokoh pemainnya diambil dari sejarah penjajahan Indonesia oleh Belanda dan Jepang. Setiap petarung yang kamu pilih mempunyai jenis serangan dan kompabilitas yang berbeda-beda. Selain petarung biasa kamu juga dapat memanggil Hero yang tidak lain adalah gatot kaca dengan kemampuan yang sangat hebat. Selain itu BattleBox juga mempunyai jalan cerita yang sangat menarik untuk diikuti. Baca review lengkap BattleBox disini.

Infectonator, by Toge Production

Infectonator | Screenshot 1
Jika mencoba untuk menginfeksi seluruh manusia di dunia dengan virus zombie terdengar menyenangkan maka kamu harus download Infectonator. Keberhasilan kamu dalam game ini akan diukur dengan seberapa banyak manusia yang terinfeksi dan ya yang kamu lihat di atas adalah Monas!
App Store Link: Infectonator, Free
Google Play Link: Infectonator, Free

The Great Adventurers: Bona & Friends, by Gramedia

The Great Adventurer Bona & Rong Rong
Bona dan Rong Rong mungkin kurang populer untuk anak sekarang, tapi waktu saya kecil dulu dua karakter ini adalah jagoan nasional. Kali ini mereka kembali tampil lewat sebuah game platfomer puzzle dimana kerja sama dari Bona dan Rong Rong akan diuji untuk menyelesaikan puzzle yang ada. Sebagai contoh Bona dapat menarik sebuah tuas yang berat sedangkan Rong Rong yang bertubuh kecil dapat masuk ke tempat yang lebih kecil.
App Store Link: The Great Adventures: Bona & Friends HD, Rp. 29000
App Store Link: The Great Adventures: Bona & Friends, Rp. 9500

Infinite Sky, by TouchTen.com

Infinite Sky | GameSaku
1 Juta download adalah angka yang sangat-sangat hebat untuk sebuah game karya anak bangsa. Sebagian besar ini dikarenakan gameplaynya yang seru dan kita sangat setuju dengan hal ini. Infinite Sky mendapat nilai 4 dari 5 direview kita. Dengan tema pesawat terbang game ini berhasil membawa nama Indonesia terbang tinggi di dunia gaming international. Must have game!!
App Store Link: Infinite Sky, Free
Google Play Link: Infinite Sky, Free

Faunia Rancher, by Chowdown Games

Faunia Rancher | GameSaku
Siapa sih yang tidak bermimpi untuk membangun peternakan monsternya sendiri :D? Well di game ini kamu dapat membangun taman monster kamu sendiri. Ini adalah salah satu game dengan kualitas graphic yang sangat baik. Walaupun tidak 3D tapi dalam hal detail dan keunikan Faunia Rancher dapat dikatakan jauh lebih baik dari pada kebanyakan game bergenre sama yang beredar di App Store. Saya sendiri masih memainkan Faunia Rancher sampai sekarang. Kamu harus baca review kita disini dan jangan lupa download. Untuk sekarang Faunia Rancher hanya tersedia di App Store.
App Store Link: Faunia Rancher, Free

Rob n Roll, by Alegrium

Rob n Roll | GameSaku
Game yang satu ini berhasil memukau GameSaku, sehingga menerima nilai penuh 5 dari 5 di review kita. Eksekusi yang rapih dan baik disemua segi membuat game ini totally worth to buy. Bahkan pertama kali saya memainkannya saya sama sekali tidak menyangka bahwa ini adalah game hasil karya anak bangsa. So pastikan kamu punya game yang satu ini.
App Store Link: ROB n ROLL, Rp. 9500

Defender Chronicle II, by Gimka & Menara

Defender Chronicles II-Featured
Game tower defense yang satu ini adalah salah satu game tower defense yang paling hardcore yang pernah saya mainkan. Tapi untungnya game ini menyediakan tingkat kesulitan yang cukup banyak sehingga semua tipe player dapat memainkannya. Selain itu game ini juga mempunyai cukup banyak aspek untuk dijelajahi termasuk sistem heronya. Kamu bisa baca reviewnya disini. GameSaku dengan mudah memberi nilai sempurna untuk game ini. Must have game.

Pocong Jump, by Digi Phoenix

Pocong Jump
Jika kamu mencari game yang cepat dan fun maka jangan lewatkan yang satu ini. Pocong Jump adalah game pocong unik dimana seorang…sebuah..sesosok pocong yang mencoba untuk mencari jalan kembali ke surga dengan cara melompat terus menerus ke atas. Terlepas dari beberapa kekurangannya, game ini cukup fun untuk dimainkan dan temanya juga menarik. Lagian apa lagi yang pocong jago lakukan selain melompat bukan?
App Store Link: Pocong Jump, Free

Stickman Stun Boat, by Labu Games 

Stickman Stunt Boat | GameSaku
Game yang satu ini sederhana tapi sangat seru dimainkan kapan saja. Gambarnya juga sangat unik. Disini kita bermain sebagai stickman yang harus mengendalikan perahunya. Tapi jangan harapkan aksi yang biasa-biasa karena kamu akan gila-gilaan di game ini dengan ombak-ombaknya. Berputar penuh 2x dengan perahu kamu layaknya BMX adalah hal yang akan kamu lakukan di game ini. So pastikan download game yang satu ini.
App Store Link: Stickman Stunt Boat, Rp. 9500

Review Football Manager Handheld 2014 – Game Simulasi Sepakbola Terbaik Untuk Smartphone Kamu

Review Football Manager Handheld 2014 – Game Simulasi Sepakbola Terbaik Untuk Smartphone Kamu
| 19/11/2013
Tepat 2 minggu setelah mengeluarkan Football Manager 2014 versi PC, SEGA beserta Sport Interactive merilis Football Manager Handheld (FMH) versi 2014 di platform iOS dan juga Android. Ada beberapa fitur terbaru yang ditawarkan SEGA dalam FMH 2014 ini. Fitur tersebut tentu saja menambah keseruan kamu dalam mengatur sebuah tim sepak bola. Bagi kamu yang menyukai sepak bola, jangan pernah lewatkan membaca review ini, ya. :D

Gameplay

Football Manager Handheld | Screenshot 5
Konsep dasar dari FMH tidak berbeda dengan FM versi PC, di sini kamu akan berperan sebagai seorang manajer yang bertugas membawa tim asuhan kamu meraih kesuksesan. Bukan saja sukses dalam hal gelar, tapi juga dalam hal finansial, hubungan dengan pemain, fans dan juga media. Persis seperti kehidupan manajer sepak bola di dunia nyata.
Untuk meraih kesuksesan dalam hal meraih gelar, banyak hal-hal yang harus kamu perhatikan, salah satunya tentu saja taktik tim kamu. Di FMH 14, kamu bisa melakukan inovasi dalam menerapkan strategi kamu. Di sini kamu bisa memasang strategi tiki taka (yang sekarang lagi nge-trend) atau juga strategi “parkir bis” ke dalam tim yang kamu asuh. Tapi sayang, saya tidak bisa memberikan instruksi langsung kepada pemain seperti pada versi PC-nya. Padahal saya merasa instruksi langsung kepada pemain adalah hal yang sangat mendukung taktik yang kita implementasikan ke dalam tim.
Football Manager Handheld 2014 | Screenshot 1
Di Football Manager, kamu tidak boleh melupakan pemain muda berbakat. Jika kamu adalah tipe seorang manajer yang pelit mengeluarkan uang, memanfaatkan pemain muda adalah salah satu cara kunci meraih kesuksesan. Di FMH, memanfaatkan fitur training terhadap pemain muda bisa menjadi salah satu cara mengeluarkan bakat si pemain. Kamu bisa memberikan fokus apa yang harus dilakukan si pemain dalam training.
Contoh: Jika kamu memiliki penyerang berbakat, kamu bisa meningkatkan latihan dalam menyerang untuk si pemain, sedangkan latihan bertahan bisa kamu turunkan. Begitu juga untuk pemain yang lemah dalam fisik, dll. Hati-hati dalam menentukan porsi latihan si pemain, bisa saja akibat kebanyakan latihan pemain kamu malah menderita cedera.
Sisi transfer pemain adalah salah satu yang ditingkatkan dalam game ini. Kamu tidak akan menemukan transfer “gila-gilaan” seperti edisi sebelumnya. Di FMH 14, SEGA juga memberikan klausul-klausul terbaru seperti yang ada di kontrak pemain asli. Contohnya ada klausul yang menyatakan si pemain akan ikut keluar jika manajer memutuskan untuk pergi (atau dipecat). Tentu saja klausul itu harus kamu aktifkan dulu saat memperpanjang kontrak si pemain.
Football Manager Handheld | Screenshot 2
Fitur terbaru lainnya yang sangat bermanfaat pada FMH 14 adalah feedback yang diberikan seusai kita menjalani pertandingan. Kamu bisa mengetahui apa yang tidak berjalan dalam strategi yang kamu terapkan. Seperti striker tidak bisa menahan bola atau tidak ada support dari pemain tengah. Tidak hanya itu saja, di FMH 14 terdapat fitur tracking ke pemain kita. Ini juga sangat mendukung kamu sebagai manajer dalam memperhatikan perkembangan pemain, terutama wonderkid yang kamu miliki.
Salah satu yang mungkin akan membuat gamer pecinta FM tertarik dengan FMH14 adalah tambahan mode permainan berupa membuat tim baru. Maksudnya? Jadi begini, kamu di sini bisa membuat satu tim penuh dengan pemain buatan kamu. Kamu bisa memberikan nama bebas kepada setiap pemain yang ada. Tidak hanya kamu, juga bisa menentukan dimana liga tempat pemain tersebut ingin bermain. Ini adalah fitur yang terbilang sangat menarik dan juga cukup fresh.
Football Manager Handheld | Screenshot 3
Selain mode karir, kamu juga bisa bermain dalam mode challenge. Di mode yang kedua ini, kamu tidak bisa memilih tim mana yang ingin kamu latih. Kamu akan secara acak diberikan tim yang sedang mengalami kesulitan. Tugas kamu tentu saja mengangkat tim yang sedang terpuruk itu secepat mungkin. Tujuan utama dari mode ini adalah untuk membuktikan kamu adalah seorang pelatih yang handal.
Ada kekurangan yang saya alami di FMH 14, yaitu tidak adanya konferensi pers sebelum atau sesudah pertandingan. Padahal dalam rilisnya, SEGA beserta SI mengatakan adanya peningkatan dalam interaksi dengan media. Sepertinya masalah ini hanya terdapat dalam gadget Android saja. Teman saya yang menggunakan S3 dan juga Asus Nexus juga tidak memiliki menu pers conference. Sedangkan di iOS sejauh ini aman-aman saja. Semoga SEGA memperbaikinya di update-an selanjutnya.

Presentation

Untuk sisi grafis, FMH 14 sendiri masih menggunakan 2D dalam menggambarkan tim yang sedang bermain. Ini mengingatkan saya pada game FM versi 2006 (sebelumnya CM) yang sama menggunakan grafis 2D. Satu lagi yang saya rasa perlu diperbaiki adalah match engine yang digunakan. Terkadang saya mendapatkan pemain saya yang sudah berhadapan dengan kiper lawan, tiba-tiba ia mengoper bola ke rekan dibelakangnya. Hal ini tidak akan pernah terjadi dalam dunia nyata.
Football Manager Handheld | Screenshot 4
Kekurangan kedua yang saya alami di game ini adalah sisi soundnya. Jika kamu suka sama sepakbola, rasanya ada yang kurang ketika tidak ada suporter yang bersorak ketika tim kita mencetak gol. Entah mengapa saya belum mengerti SEGA dan SI tidak memberikan sound saat kita sedang bertanding.

Pricing dan IAP

Football Manager Handheld 2014 tersedia di App Store seharga Rp 95.000 dan juga di Google Play dengan harga yaitu $10. Dengan harga yang relatif mahal itu, bukan berarti game ini bebas dari yang namanya IAP. SEGA menyediakan fitur IAP berupa mendapatkan petinggi klub yang sugar daddy (duitnya gak bakal habis), tidak bisa dipecat selama 10 tahun atau juga bisa melatih Tim Nasional.
Namun IAP di sini hanyalah bersifat opsional dan saya rasa kamu tidak memerlukannya karena dengan adanya IAP keseimbangan game dan tantangan untuk memainkannya juga akan berkurang.
Football Manager Handheld | Screenshot 7
Saya sendiri tidak suka dengan fitur tidak bisa dipecat tersebut. Untuk kamu ketahui, salah satu tantangan dalam game ini adalah membawa tim kamu sesukses mungkin agar tidak dipecat oleh petinggi klub. Jika kamu tidak bisa dipecat, lalu dimana letak keseruan game ini?

Verdict

Saya merasa, Football Manager Handheld diciptakan bagi kamu yang suka mengatur tim sepakbola tapi tidak terlalu mau dipusingkan dengan detail-detail yang ada seperti pada versi PC. Buktinya, selama 2-3 jam saja saya sudah bisa menyelesaikan separuh musim lebih. Sedangkan di versi PC saya baru bisa menyelesaikan 1 musim selama lebih dari 9 jam.
Terlepas tidak adanya sound dan juga konferensi pers, saya tetap merasa game ini adalah salah satu game simulasi sepakbola terbaik. Apalagi beberapa fitur terbaru yang diberikan cukup bermanfaat dan fresh. Bagi kamu yang senang dengan sepak bola, jangan ragu buat download game ini!
App Store Link: Football Manager Handheld 2014, Rp 95.000
Google Play Link: Football Manager Handheld 2014, $9.99

Review Ragnarok Valkyrie – Pecinta Ragnarok Wajib Main!

Review Ragnarok Valkyrie – Pecinta Ragnarok Wajib Main!
| 22/11/2013
Setelah menunggu cukup lama akhirnya kamu bisa melihat poring si monster imut khas Ragnarok Online (RO) di iOS dan Android melalui game Ragnarok Valkyrie. Game yang diadaptasi dari game MMORPG yang cukup legendaris baik di internasional maupun Indonesia tersebut kini merambah ke pasar mobile. Sekilas dari screenshotnya, Ragnarok Valkyrie sangat mirip dengan RO original dan saya pastikan setiap pecinta RO pasti penasaran dengan Ragnarok Valkyrie. Pertanyaannya sekarang adalah apakah versi mobile ini benar-benar sama persis alias jiplak versi pendahulunya? Dan apakah kualitasnya di perangkat mobile bisa menyaingi kualitas pendahulunya di PC?

Gameplay

Kamu akan menjadi seorang pejuang di dunia Rune Midgard yang bertugas mengusir kekuatan jahat yang kembali menghantui di dunia tersebut. Namun karena game ini berbasis MMORPG Korea, cerita bukanlah hal yang penting sehingga inti permainan di sini adalah menaikkan level kamu setinggi-tingginya sambil bersosialisasi dengan player lain. Kamu bisa memilih 3 job yaitu swordman, mage, atau acolyte.
Pilihan job yang ada sebenarnya kurang membangkitkan nostalgia kamu kepada Ragnarok originalnya karena versi originalnya memiliki 13 job dasar. Begitu pula yang terdapat pada elemen status tiap karakter, tidak terdapat status Dex dan Luck di sini. Selain itu, kamu akan langsung menjadi job yang kamu pilih tanpa melalui peran sebagai novice terlebih dahulu.
Review Ragnarok Valkyrie | Screenshot 3
Kontrol adalah hal yang tidak perlu kamu pusingkan karena setelah kamu memilih job, kamu akan dijelaskan bagaimana mengendalikan karakter. Pengendalian karakter di sini sudah sangat disesuaikan dengan gaya mobile. Kamu bisa menggerakkan karakter dengan virtual d-pad atau tap pada posisi tujuan kamu, dua-duanya bisa kamu lakukan secara bersamaan. Begitu pun untuk melakukan serangan ke monster, yang perlu kamu lakukan cukup tap tombol targeting kemudian tap tombol attack atau cukup tap pada monster yang ingin kamu serang. Penggunaan skill, potion, atau pun item lainnya bisa kamu atur melalui quick slot yang disediakan di bagian kanan layar.
Yang sangat memuaskan dan memanjakan adalah terdapat fitur auto route pada mini map yang memungkinkan kamu berjalan dari ujung map ke ujung lainnya dengan satu kali tap saja, sangat berguna bagi kamu untuk melakukan perjalanan jauh. Pengalaman pribadi saya setelah utak-atik sana sini, kontrol gamenya sangat memuaskan dan sangat cocok dimainkan di gadget mobile.
Ngomong-ngomong soal map, map di Ragnarok Valkyrie tidak sama persis dengan map game pendahulunya namun tipe-tipe, ukuran, dan namanya sangat identik. Kamu akan menjumpai pohon-pohon, gedung-gedung, dan jenis field yang relatif sama dengan versi pendahulunya. Kota awal setiap job selalu sama yaitu di kota Lan Forta. Seiring jauhnya kamu bermain, kamu akan mengunjungi kota-kota baru yang sangat bergaya RO. Namun, kamu tidak akan menemukan kota-kota di RO original seperti Prontera, Payon, atau Morroc dikarenakan storyline yang ada di game ini memang tidak menyertakan kota-kota tersebut.
Review Ragnarok Valkyrie | Screenshot 1
Sistem leveling di Ragnarok Valkyrie berbeda dengan RO originalnya. Kalau diversi originalnya leveling lebih ditekankan dengan sistem grinding, di Ragnarok Valkyrie leveling ditekankan dengan cara menyelesaikan quest. Quest di game ini bisa kamu dapatkan baik di kota, field, dan di dungeon. Jumlah quest yang bisa kamu selesaikan sangat banyak, di setiap level kamu pasti menemukan 3-4 quest yang bisa kamu selesaikan.
Sayangnya, setiap quest yang saya temui sangat monoton karena hanya berkisar membunuh monster, mengumpulkan barang, dan berbicara kepada NPC. Untungnya monster-monster yang ada sangat membangkitkan nostalgia tentang RO original, di mana kamu bisa menemukan monster dari yang hanya sekelas poring hingga monster sekaliber Dark Lord. Leveling dapat menaikkan dua jenis level yaitu level karakter dan level job. Kenaikan level karakter akan memberikan kamu poin untuk menaikkan status sedangkan kenaikan level job memberikan kamu poin untuk menaikkan skill.
Elemen-elemen khas RO lainnya tak lupa pula disertakan, kamu bisa membeli equipment lengkap dari kepala sampai kaki hingga aksesoris, kamu bisa melakukan upgrade equipment dengan phracon hingga elunium, berubah ke job 2 pada job level 35, menggunakan peco-peco sebagai mount, PvP ala RO, bahkan tak ketinggalan setiap equipment memiliki slot yang dapat diberi kartu yang dapat menambah atribut karakter.
Review Ragnarok Valkyrie | Screenshot 2
Cara menaikkan status karakter pun sama persis seperti di RO original, semakin tinggi status maka poin yang dibutuhkan untuk menaikkan status akan semakin tinggi pula. Skill-skill yang terdapat di game ini sangat mirip dengan RO original dari nama, damage, hingga efek animasinya.
Fitur yang masih dinantikan adalah War of Emperium (WoE). Bagi yang belum tahu, WoE adalah perang antar guild untuk memperebutkan kastil di suatu wilayah. Guild yang mendapatkan kastil akan menaikkan harga diri guild dan memperoleh item-item menarik dari dungeon kastilnya. Bahkan salah satu alasan mengapa RO Original di Indonesia bisa bertahan hingga kini sejak 10 tahun yang lalu menurut saya adalah saking serunya fitur WoE tersebut.

Presentation

Review Ragnarok Valkyrie | Screenshot 4
Grafis di Ragnarok Valkyrie sangat-sangat mirip dengan yang ada pada RO original. Meski begitu, detilnya kurang bagus karena setiap objek tampak lebih kotak-kotak, kasar, dan jaggies. Jujur saja hal ini cukup mengecewakan bagi saya karena smartphone zaman sekarang sudah mempunyai hardware yang kencang-kencang, namun sang developer tidak memanfaatkannya. Begitu pula animasi gerakan karakter dan pergeseran map, kedua hal tersebut terasa tidak sehalus versi originalnya namun masih dapat ditolerir karena saya masih dapat menikmatinya.
Sound effect dan BGM yang digunakan sama persis dengan versi originalnya. Kesamaan tersebut tentu dapat membangkitkan memori-memori kamu ketika dulu pertama kali bermain RO dan seperti yang kita tahu bahwa kualitas sound di RO digarap dengan sangat baik.

Pricing & IAP

Kamu bisa mengunduh Ragnarok Valkyrie secara gratis baik di App Store maupun di Google Play. IAP yang tersedia sangat banyak sekali jumlahnya seperti game MMORPG PC yang lain. Antara lain berupa tas penambah inventory, alat tempa, pet, buku double exp, random gift box, equip fashion, dll. Harga item-item IAP yang penting seperti tas inventory dan alat tempa dijual dengan harga yang menurut saya pas. Rinciannya adalah untuk tas inventory paling besar dihargai $1.99. Kemudian material tempa condensed elunium sebanyak 5 buah dihargai $1.49.

Verdict

Memang Ragnarok Valkyrie tidak sama persis dengan RO original, namun memang hal tersebutlah yang diperlukan dalam membawa game PC ke mobile karena keduanya memiliki feel dan sentuhan yang berbeda. Secara kualitas di dunia mobile, Ragnarok Valkyrie bisa dikatakan memuaskan karena elemen RO dan elemen mobile mampu dicampur dengan baik. Verdict review saya kali ini mengatakan bahwa sang developer patut mendapat apresiasi berupa acungan jempol karena menjadikan Ragnarok Valkyrie sangat pas untuk dimainkan buat kamu pecinta RO dan mobile gaming. Masih ada beberapa fitur yang belum diimplementasikan yang mana menjadikan Ragnarok Valkyrie ini belum lengkap, itulah tantangan berikutnya bagi sang developer tetapi melihat apa yang sudah mereka lakukan sejauh ini menurut saya mereka tidak akan mengecewakan para pecinta RO dan mobile gaming. Akhir kata, pecinta Ragnarok wajib memainkan game satu ini!
App Store Link: Ragnarok Valkyrie, Gratis
Google Play Link Ragnarok Valkyrie, Gratis

Source 
Welcome to My Blog

ChatBox

Popular Post

Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © Gaming Zone Center -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -