Posted by : Unknown Rabu, 18 Desember 2013

Game memang menjadi media hiburan yang menawarkan variasi pengalaman yang beragam, dari yang menyenangkan, penuh kekejaman, memompa adrenalin, hingga yang membuat Anda tak berhenti bermimpi buruk sepanjang malam. Kemampuan video game untuk menghasilkan pengalaman seperti inilah yang membuat kita jatuh cinta dengannya. Apalagi dengan kemampuan kreativitas para pelaku di dalamnya, game secara berkala mengalami peningkatan kualitas yang mampu tampil semakin memukau.

Peningkatan kualitas grafis dan gameplay lah yang kemudian membuat pengalaman bermain tumbuh semakin intens dari waktu ke waktu. Apalagi game-game yang mengusung konten horror di dalamnya. Pernahkah Anda memainkan sebuah game yang membuat Anda ketakutan? Merasakan jantung berdegup kencang dalam setiap detik permainan? Saya sendiri pernah menemukan beberapa game yang menghadirkan sensasi seperti ini. Bahkan, beberapa di antaranya dapat membuat setiap langkah di dalam game menjadi penuh kehati-hatian. Sedikit bunyi suara saja, jantung serasa akan meledak saat itu juga.

Variasi game yang menawarkan horror sebagai elemen utama yang dijual memang semakin banyak dengan berbagai pecahan genre yang juga beragam. Ada game horror yang fokus pada sisi survival, memberikan kesempatan untuk bertahan hidup melalui berbagai senjata yang dihadirkan dan ada pula yang hanya menjual pengalaman melalui game yang berfokus pada point dan click. Tetapi ada satu kesamaan di antara semua sub-genre itu, kemampuannya menghadirkan ketakutan dan bulu kuduk yang berdiri tegak.

Dari semua game horror yang pernah dirilis oleh industri game, apa saja 10 game paling menyeramkan yang pernah diproduksi? Siapkan headset Anda, set volume hingga maksimal, matikan lampu ruangan, dan bersiaplah menuju ke mimpi buruk kegemaran para gamer.



Hotel dan Asylum 626


Game flash yang cukup lama beredar di dunia maya ini memang sangat menyeramkan. Dengan setting yang dibuat real, permainan point and click based ini tidak hanya menghadirkan atmosfer yang begitu tepat untuk sebuah game horror tetapi juga sound effect yang memukau. Derap kaki, bunyi detak jantung, desahan nafas memburu, teriakan-teriakan kecil, dan sudut pandang orang pertama membuat Anda seolah berada di dalam posisi yang sama. Apalagi berbagai puzzle juga dihadirkan dengan clue yang harus Anda temukan sendiri


Alone in The Dark

Alone in the Dark yang sempat rilis di Playstation adalah salah satu game survival horror yang membuat saya jatuh cinta dengan genre ini. Walaupun karakter kita memegang senjata sebagai alat untuk bertahan hidup, namun atmosfer yang terbangun memang harus diakui menyeramkan. Gelap dengan sorotan senter di tangan benar-benar membuat jantung berdegup kencang. Apalagi ketika cahaya petir sempat membuat bayangan-bayangan muncul sekilas.


Doom III 

Siapa yang bisa menyangkal bahwa Doom merupakan salah satu pencetus kecintaan gamer pada game-game FPS? Game yang memuat begitu banyak makhluk menyeramkan ini tampil jauh lebih menyeramkan ketika memasuki seri ketiganya. Gelap dan penuh elemen yang mengejutkan para gamer, Doom III memang pantas masuk ke dalam list ini. Monster seringkali keluar secara tiba-tiba, menyerang Anda dari mana saja atau sekadar “menggoda” dengan suara-suara yang membuat Anda waspada. Jika Anda merasa game ini biasa-biasa saja, mainkan saja tengah malam dan matikan lampu.



Clocktower 3

Clocktower merupakan game yang dipuja-puja oleh para penggemar game horror. Mengapa? Karena game ini menawarkan esensi survival horror yang sebenarnya. Anda tidak bisa membunuh begitu saja musuh yang mengincar nyawa Anda dan menghilangkan sang ancaman sejak awal permainan. Anda harus berlari menghindar, menjaga panic meter, mencari tempat bersembunyi, dan memecahkan puzzle yang terbilang cukup sulit. Setiap kali Ayssa membuka pintu, Anda akan merasa cemas, berharap sang pembunuh tidak berada di sana menunggu.



  Dead Space

Spoilerfor Description:
Dead Space merupakan pendatang baru di genre survival horror dan langsung mendapatkan tempat di hati para gamer. Banyak yang skeptis game ini akan mampu mengalahkan para pesaing lainnya yang sudah lama berkecimpung di genre ini, namun hasilnya jusru sangat memuaskan. Mengambil setting di luar angkasa, Dead Space lebih berfokus pada penggunaan tata cahaya dan suara sebagai elemen utama yang membuat kita takut. Dead Space yang pertama sempat membuat stik saya terlempar karena serangan Necromorph yang tiba-tiba.


Fatal Frame II : Crimson Butterfly

Apa reaksi pertama yang dilakukan orang ketika melihat penampakan hantu di depan mereka? Sebagian besar dari kita akan lari terbirit-birit berusaha melarikan diri. Di Fatal Frame, sikap seperti ini sama sekali tidak produktif. Anda justru diharuskan untuk menangkap para hantu tersebut dengan kamera Obscura. Artinya? Anda harus melihat wajah mereka dari dekat. Yakinlah, tidak semua hantu yang ada berperingai baik. Bisa-bisa nyawa Anda yang jadi taruhan. Hal yang saya sukai dari Fatal Frame adalah setting dan plotnya yang sangat khas horror “Asia”, dengan penampakan sekelebat di latar belakang.



  F.E.A.R


Inilah game horror yang benar-benar dapat membuat Anda pipis di celana. Berkisah tentang anggota militer khusus yang ditugaskan untuk menghadapi berbagai ancaman yang bersifat paranormal, Anda harus melawan berbagai musuh yang berada di luar nalar manusia. Atmosfer, sound effect, dan keheningan yang dibangun melengkapi elemen game FPS ini. Apalagi ketika Alma, anak kecil “menggemaskan” berbaju merah itu mulai bermain-main dengan pikiran dan emosi Anda. Pelan tapi pasti. Siapkan popok!



  Siren : Blood Curse


Siren harus diakui adalah fenomena baru di dunia game horror. Lahir pertama kali di Playstation 2, Siren terus mendapatkan pengakuan positif dari para pecinta genre ini. Versi remake dengan peningkatan kualitas grafis dan gameplay kemudian hadir di Playstation 3. Bercerita tentang usaha bertahan hidup dari para “zombie” bernama Shibito, Anda harus menyelesaikan bagian per chapter dengan karakter yang berbeda-beda – dari yang mampu bertarung dengan senjata hingga anak kecil yang hanya bisa berlari. Setting yang gelap dan mencekam, ditambah dengan kemampuan eye hihack (melihat dari mata Shibito) membuat game ini tampil sangat menyeramkan. Tersedia di Playstation Network dan blu-ray disc untuk beberapa region.



 Amnesia : The dark Descent

Spoilerfor Description:
Tidak ada yang lebih membuat frustrasi selain ketidakmampuan untuk melawan balik. Hal inilah yang ditawarkan oleh game Amnesia: The Dark Decent ketika dirilis pada tahun 2010 yang lalu. Bahkan sang developer sendiri pun sudah memberikan clue bahwa merupakan tindakan yang bodoh untuk berusaha melawan sang musuh di sini dan jauh lebih baik bersembunyi. Anda benar-benar dihadapkan pada kondisi yang sangat gelap, mencekam, penuh dengan suara yang misterius dan mengagetkan, monster yang siap memangsa Anda kapan saja, dan berbagai kejutan yang membuat jantung terpompa keras. Yang bisa Anda lakukan? Hanya lari dan bersembunyi. Inilah esensi game horror yang sebenarnya.



 Silent Hill


Ketika saya pertama kali memainkan Silent Hill di Playstation, yang terbayang adalah game survival horror ala Resident Evil dengan senjata dan peluru yang melimpah. Namun apa yang saya hadapi? “Neraka” yang sangat tidak bersahabat. Setiap kali dunianya berubah menjadi gelap dengan bunyi sirene panjang yang menyeramkan, saya menjadi paranoid sendiri. Yang harus diacungi jempol adalah kemampuan mengelola tata cahaya dengan settingnya yang berhasil membangun suasana yang sangat menyeramkan. Keterbatasan alat pertahanan pada awal permainan ditambah dengan kabut yang mengelilingi kota membuat Silent Hill sempurna untuk menguji nyali.

Itulah 10 game paling menyeramkan menurut versi saya secara subjektif. Jika Anda pernah hendak berargumen mengapa saya tidak menyertakan Resident Evil di dalam list ini, karena saya sama sekali tidak merasa takut memainkan semua serinya. Memang ada sedikit elemen keterkejutan, namun saya lebih melihatnya sebagai sebuah game action dan bukannya survival horror.







Dreadout


DreadOut adalah permainan survival horor orang ketiga yang berlatar di Indonesia. Karakter utama, Linda, menggunakan gadget modern, seperti kamera video digital dan smartphone untuk berinteraksi dengan berbagai macam hantu mistis Indonesia, membantunya memecahkan berbagai teka-teki di sebuah kota yang ditinggalkan penghuninya. Ketika Linda "meninggal" dalam permainan ini, ia akan terbangun dalam kegelapan dikelilingi oleh lilin dengan cahaya terang di kejauhan. Dengan menjalankannya menuju cahaya, Linda akan hidup kembali.

Permainan ini akan menampilkan baik skema kontrol orang-ketiga dan orang-pertama. Pemain melakukan navigasi dalam permainan dengan perspektif kamera belakang-bahu, tetapi akan beralih ke perspektif orang-pertama setiap kali pemain memutuskan untuk menggunakan kamera digital untuk memotret sesuatu. Sebuah video pratinjau terbaru menunjukkan versi tablet dari permainan ini, di mana Linda sedang dikontrol melalui interaksi sentuh dan menggunakan perspektif kamera tetap yang mirip dengan permainan Fatal Frame.



Resident Evil 6


Diawali dengan memerankan Leon yang menolong Helena, gamer akan kembali berhadapan dengan sejumlah zombie maupun monster aneh sepanjang game Resident Evil 6.

Lokasi permainan yang bersetting di dalam kota ini berhasil memberikan suasana yang lumayan bikin merinding gamer yang memainkannya. Belum lagi ditambah oleh kehadiran zombie yang kerap merepotkan.

Aksi yang ditawarkan pada seri Resident Evil kali ini terbilang menarik. Apalagi dibumbui oleh cuplikan video yang saling menghubungkan cerita, membuat game garapan Capcom ini semakin menarik untuk diikuti .


Slender-Man


Berbeda dengan yang lainnya, Slender bisa dibilang game sederhana. Saat memainkannya, gamer tak akan menemui zombie ataupun monster, melainkan pembunuh berdarah dingin yang akan menghabisi karakter yang dimainkan oleh gamer.

Dalam permainannya, gamer bertugas untuk mencari lembaran demi lembaran kertas yang harus dikumpulkan guna menyelesaikan tingkat permainan dalam game. Namun tidak semudah itu, karena untuk menemukan lembaran kertas yang dimaksud, gamer hanya bermodalkan sebuah senter yang akan membantunya menerobos gelapnya hutan.

Belum lagi pembunuh berdarah dingin yang selalu mengawasi selama proses pencarian lembaran kertas, dijamin game Slender bakal membuat gamer yang memainkannya merasa dag-dig-dug sepanjang permainan.



Alan Wake : American Nightmare
Seri Alan Wake: American Nightmare mengajak gamer menuju 2 tahun setelah kejadian pada seri terdahulu, dimana kali ini Alan Wake melakukan petualangannya di daratan Arizona.

Tampilan grafis yang ditawarkan Remedy Entertainment berhasil memberikan nuansa suasana mencekam yang mampu meningkatkan tensi horor dalam game ini.

Ditambah gerakan karakter dalam game yang terlihat begitu natural, membuat game yang satu ini semakin menarik untuk dimainkan.

Musuh yang ditemui dalam game ini pun tak jauh berbeda dengan kebanyakan game horor lain yang kerap mengandalkan zombie sebagai ‘pengganggu’ sepanjang permainan.



Prototype 2
Meski lebih tepat dikatakan sebagai game action, Protoype 2 tetap mampu menghadirkan suasana seram sepanjang permainan lewat zombie maupun monster yang akan menghalangi tujuan sang jagoan.

Seperti halnya pada Prototype versi sebelumnya, aksi-aksi memukau pun kembali hadir dalam seri kedua ini.

Seperti gerakan combo untuk menghancurkan musuh hingga penggunaan pilihan kekuatan yang ingin digunakan.

Efek dalam game seperti ledakan dan hal menarik lainnya pun mengalami improvisasi yang cukup signifikan sehingga berhasil membuat game garapan Radical Entertainment ini makin menarik untuk dimainkan.



Left 4 Dead


Left 4 Dead (disingkat L4D) adalah sebuah koperasi multiplayer/horor FPS game yang dikembangkan oleh Valve Corporation. Permainan ini dibangun dengan menggunakan mesin Source dan tersedia pada PC dan Xbox 360. Selama perkembangan awal, judul kerjanya adalah "Teror Strike."

Permainan menempatkan empat manusia yang bertahan dari sebuah pandemi apokaliptik terhadap zombie atau infected. Infected dikontrol oleh bot, sedangkan pemain dapat mengendalikan hingga empat Special Infected dengan kemampuan khusus dalam mode permainan Versus. Tujuan dari Left 4 Dead untuk Survivor adalah untuk saling membantu mencapai Safe Room atau Ruang Aman. Para Infected harus bekerja sama untuk menghentikan mereka.

Left 4 Dead dirilis pada 18 November 2008 di Amerika Serikat dan 21 November di Eropa. Permainan ini pertama kali terungkap dalam publikasi Christmas 2006 PC Gamer Inggris dengan enam artikel halaman yang menggambarkan playthrough di markas Valve. Sebuah penggoda dirilis dengan The Orange Box. Permainan ini pertama kali dimainkan di 2007 Showdown LAN di San Jose dan di QuakeCon 2007. Sebuah demo, awalnya akan dirilis pada 6 November 2008 diundur sampai tanggal 11 November 2008.

Pada Juli 2009, Left 4 Dead memiliki 89 dari 100 dari Metacritic.

Edisi-200 Majalah Game Informer peringkat Left 4 Dead sebagai # 82 di atas 200 permainan dari semua waktu, inilah yang mereka katakan: "Zombies telah muncul dalam permainan video dalam berbagai bentuk, tapi tidak ada yang pernah dipaku penuh-on zombie apocalypse sampai Valve's Left 4 Dead. Intensitas empat pemain online dalam pengalaman koperasi dimanfaatkan dinamis oleh "Direktur AI" untuk mengatur serangan Terinfeksi sesuai dengan kinerja pemain. Dengan tambahan dalam karakter yang mengesankan, cerita plot menarik, dan secara online versus mode.

Gameplay dasar tidak pernah berubah dari peta ke peta, sehingga pemain akan belajar cara mereka sekitar cukup cepat. Direktur membuat segalanya untuk tidak monoton, bagaimanapun, dengan melemparkan di berbagai tantangan di setiap level. Tidak ada dua playthroughs yang persis sama.



Dead Island


Dead Island
mirip seperti game Fallout 3 ditambah dengan kehadiran zombie. Banyak juga yang membandingkan game ini dengan game Dead Rising (pemain sama-sama bisa membuat senjata) dan game Left 4 Dead (sudut pandang pemain sama-sama first-person dan juga asik dimainkan secara online bersama empat pemain sekaligus). Tapi saat pemain sudah masuk kedalam permainan, pemain akan menemui quest yang banyak, lingkungan game yang menarik, dan sistem leveling yang akan membuat pemain menjadi ketagihan bermain game ini. Singkat kata, Dead Island merupakan game bergenre First-Person Action yang cukup menarik untuk dimainkan.

Diceritakan didalam game, banyak zombie gentayangan di pulau kecil yang terletak di lepas pantai Papua New Guinea. Cerita yang ada didalam game tidak begitu menarik, tapi banyak hal lain didalam game yang membuat game ini layak untuk dimainkan. Saat pemain memulai permainan, pemain bisa memilih satu dari empat karakter yang ada. Setelah memilih karakter, baru pemain bisa memulai petualangan didalam game yang bisa menghabiskan waktu sekitar 20 sampai 30 jam untuk menyelesaikan berbagai tantangan didalam map, menyelesaikan side quest, dan juga membantai ratusan zombie yang tersebar di seluruh bagian pulau.



The House Series


Game flash buatan shintai studios yang satu ini bisa dikatakan menjadi yang paling mengejutkan
based 2D yang digunakan tapi masih melekat unsur seramnya



House Of the Dead Series


Game yang mengutamakan unsur fps dengan grafis yang lumayan , menjadikan house of the dead menjadi game horror terbaik 2012 yang juga dapat membuat anda kewalahan melawan big boss nya



Dead Rising

Mau tau game pembantaian zombie paling dahsyat?? Inilah gamenya, bagaimana tidak di Mall anda bahkan bisa membantai lebih dari 250 zombie!! Wow maniax pembantaian zombie harus mainkan game ini!!

best scene dari game ini kalian bisa menghabisi zombies pakai alat alat yang unik dari gitar sampai panci sekalipun' entah dia nyolong panci darimana :V


The Evil Within


Inilah The Evil Within : Game Kolaborasi Bethesda dan Kreator Resident Evil. Sobat maniax, Bethesda yang sangat terkenal dengan game-game besar hasil karyanya seperti seri Fall Out dan Elder Scroll baru-baru ini mengumumkan jika mereka akan membuat sebuah game baru dengan tema Survival Horror berjudul The Evil Within yang direncanakan rilis untuk PS3, Xbox 360, PC dan Konsol Next-Gen pada 2014 mendatang. Nah menariknya, pihak Bethesda tidak melakukan ini sendirian melainkan bekerja sama dengan sang Kreator Resident Evil, Shinji Mikami’s studio Tango Gameworks.

Keputusan Bethesda ini cukup tepat karena mereka sebelumnya hanya berpengalaman pada seri game Action dan juga Action RPG, jadi kerja sama ini merupakan keputusan yang bagus dari Bethesda.
Dying Light
Dying Light
Inilah Dying Light, Game Survival Horror sesungguhnya dengan aksi Parkour. Sobat maniax, anda yang pernah memainkan game survival horror baik 3rd-person ataupun 1st-person mungkin merasakan jika karakter anda selalu dipojokkan dengan kemampuan survival yang terbatas bukan? Nah sekarang anda tidak perlu khawatir lagi karena Techland baru saja mengumumkan game terbaru yang sedang mereka kembangkan berjudul Dying Light, dimana anda akan bisa beraksi Parkour layaknya di game Mirror Edge lho.

Yak game survival horror memang sangat menegangkan namun itu akan menjadi sebuah kejengkelan jika ternyata karakter anda terlihat bodoh. Bayangkan saja... anda tersudut dalam sebuah area dimana 2 meter diatas anda adalah jalan yang seharusnya bisa anda panjat, namun nyatanya.. anda ngga bisa manjat alias... culun mode on @_@ yang tentu saja anda harus menerobos musuh anda untuk bisa kabur... konyol kan? Nah dalam Game Survival Horror Dying Light, itu tidak akan terjadi karena anda akan bisa memanjat, meloncat media apapun yang bisa anda jangkau sehingga akan banyak cara bagi anda untuk melawan musuh.

Dalam Game Survival Horror Dying Light ini anda akan melawan Zombie seperti game Dead Island buatan Techland sebelumnya, dan disini selain anda punya kemampuan parkour, anda juga bisa meng-custom berbagai senjata yang ada didalamnya yang tentu saja akan berpengaruh dengan damage serangan anda. Waktu dalam game ini juga berjalan realistis dengan berganti siang dan malam secara otomatis... dan anda tentunya harus sangat waspada ketika malam hari tiba. Nah untuk lebih jelasnya bagaimanakah tampilan dan suasana game Dying Light, silahkan anda simak beberapa Screenshot dibawah ini.


Hoooo...
Tampilan grafis Game Survival Horror Dying Light ini benar-benar bagus dan detail, bahkan ada beberapa screenshot yang sekilas mirip dengan game Far Cry hehehe. Game ini masih belum diketahui kapan akan dirilis, namun pihak Techland sudah mengatakan jika game ini muncul pada platform PS3, Xbox 360, PS4, Xbox One dan tentu saja PC. Semoga saja requirement game ini tidak terlalu tinggi untuk PC jadi anda para pemiliki pc agak lawas tetap bisa memainkan game ini. Dan semoga saja... para Zombie yang ada dalam game ini juga tidak extreme bisa melakukan parkour juga wakakakakak.
  
The Walking Dead
Menciptakan sebuah game survival horror memang bukan pekerjaan yang mudah. Berbeda dengan sebagian besar game action yang memungkinkan Anda untuk menghancurkan apapun secara membabi buta, genre ini juga dituntut untuk memuat elemen yang akan membuat gamer terus ketakutan dan waspada. Tidak hanya menyerang dan bertahan, lari juga terkadang menjadi jalan keluar terbaik, apalagi ketika Anda harus berhadapan dengan jumlah yang masif. Dari semua konsep utama yang diusung, zombie memang menjadi salah satu yang paling populer. Mayat yang hanya didorong kebutuhan untuk memangsa siapapun yang bertahan hidup ini memang menjadi salah satu ancaman yang paling sering dihadirkan di industri game, termasuk di game terbaru dari Activision yang satu ini.

Sebagian besar pencinta film seri dari Barat tentu tidak asing lagi dengan nama Walking Dead. Film drama bertema zombie apocalypse ini memang menjadi salah satu film seri paling populer yang paling dinanti. Lahir dari komik, versi video game – Walking Dead yang dirilis secara episodik oleh Telltale juga mengusung kualitas yang hampir serupa. Membawa konflik dan intrik hubungan antar para manusia yang bertahan hidup dalam dunia yang sudah hancur berantakan, Walking Dead versi Telltale diakui sebagai salah satu game yang berhasil meluncurkan ending terbaik yang menggugah emosi banyak gamer. Dengan kesuksesan ketiga media ini, tidak mengherankan jika ekspektaasi terhadap versi yang lebih action – The Walking Dead: Survival Instinct begitu besar. Penantian yang akhirnya harus berakhir pada kekecewaan.

Lantas apa yang sebenarnya salah dengan game yang satu ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai salah satu game zombie terburuk sejauh ini?

Hampir semua gamer yang sempat mengikuti film seri The Walking Dead tentu saja mengidolakan dan memimpikan peran sebagai seorang Daryl Dixon. Berbeda dengan sebagian karakter lain yang terlibat dalam drama dan mendayu, Daryl merepresentasikan karakter badass yang tidak segan untuk menempuh resiko untuk bertahan hidup. Kesempatan untuk memerankan sosok yang satu ini akhirnya muncul di seri game teranyar yang dirilis oleh Terminal Reality dan Activision yang satu ini.

Anda akan beraksi dalam timeline sebelum event di Walking Dead season pertama. Sebagai pembuka, Anda akan berperan sebagai ayah Dixon yang diceritakan tengah berburu bersama dengan teman-temannya. Tutorial singkat ini memberikan sedikit gambaran tentang horror yang Anda temukan. Tewas dalam serangan Walker, Anda pun akan mengambil alih peran sebagai Daryl Dixon dalam usahanya untuk melarikan diri ke Atlanta. Perjalanan panjang pun dimulai. Lari dari para kejaran Walker yang berbahaya, Dixon juga harus mencari berbagai bahan kebutuhan untuk bertahan hidup selama pelariannya, dari makanan hingga bahan bakar untuk mobil. Petualangan penuh mimpi buruk pun dimulai.

Adegan dimulai dengan tewasnya sang ayah di tangan para Walker, yang juga menjadi latar belakang dari perjalanan Daryl Dixon ke Atlanta.

Di sepanjang perjalanan, Dixon juga harus mengumpulkan resource yang cukup untuk bertahan hidup, dari makanan hingga bahan bakar.
Eyes


Game buatan Pablina Pabis ini dapat dikategorikan sebagai game indie yang horror juga
misi dari game ini kita disuruh untuk mengambil uang di dalam rumah hantu
tapi jangan harap kamu bisa melawan hantunya kamu hanya boleh lari lari dan lari .
jangan sampe lempar mouse ya kalau keliatan setannya,
bahkan Pewdiepie juga sudah memainkan game ini.

{ 6 komentar... read them below or Comment }

Welcome to My Blog

ChatBox

Popular Post

Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © Gaming Zone Center -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -