Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
13 Game Android Terbaru Minggu Ini
Kumpulan game Android minggu ini telat satu hari tapi sebagai kompensasi, saya telah memilihkan 13 game Android yang kebanyakan gratis dan bisa kamu download sekarang juga untuk dimainkan di weekend ini. Apa lagi jika kamu malas keluar karena sedang hujan terus :). Rekomendasi saya adalah tentu saja Sonic the Hedgehog 2 dan juga Gregg dari Namco Bandai. Have fun!
Angry Birds Go!

Inilah game 3D pertama dari Rovio. Dalam game ini kamu akan memainkan jenis game balapan semacam go-kart. Ketapel masih akan digunakan untuk melontarkan kamu dari atas bukit, sisanya kamu akan terus menuruni bukit tersebut sampai garis finish. Simak preview berikut untuk lebih detail.
Google Play Link: Angry Birds Go!, Free | Preview Angry Birds Go!
Ski Safari: Adventure Time

Intinya game ini adalah game endless runner Ski Safari, tetapi datang dengan karakter yang diambil dari serial TV Adventure Time. Apa yang akan kamu dapat? Tentunya gameplay simpel tetapi adiktif ala Ski Safari dan juga dapat menikmati theme Adventure Time.
Google Play Link: Ski Safari: Adventure Time
Sonic The Hedgehog 2

Satu demi satu seri Sonic The Hedgehog di-porting ke Android dan kali ini giliran Sonic The Hedgehog 2. Cocok untuk nostalgia dan wajib jika kamu belum pernah memainkan game ini dulu. Versi Androidnya juga mendapatkan re-mastered yang artinya grafisnya akan jauh lebih baik (tapi tetap klasik) dan kontrol yang telah disesuaikan dengan mobile screen.
Google Play Link: Sonic The Hedgehog 2, $2.99
Gregg

Di game keluaran Namco Bandai yang satu ini kamu akan berperan sebagai ayam baik hati yang harus menyelamatkan burung-burung. Jadi ceritanya di game ini ada burung-burung yang jalan sambil tidur (sleep walker) namun mereka tidak sadar (namanya juga lagi tidur) bahwa ada banyak jurang dan jebakan. Tugas kamu adalah membantu mereka mencapai pintu dengan selamat. Ironisnya adalah kamu akan bekerja keras namun sang burung bahkan tidak akan sadar kamu telah membantu mereka.
Google Play Link: Gregg, Gratis
Little Inferno

Little Inferno adalah game yang bisa dibilang bukan game namun pada saat yang sama tetap dapat menyediakan kesenangan setingkat game. Di game ini kamu hanya akan duduk di depan sebuah tungku, menaruh benda-benda mulai dari kayu sampai dengan kartu kredit dan lalu melihatnya terbakar. Game yang satu ini adalah hasil karya designer game terkenal World of Goo, jadi walaupun sederhana namun kualitas game-nya setidaknya sudah terjamin.
Google Play Link: Little Inferno, $2.99
Toilet Time – A Bathroom Game

Suka bawa smartphone (atau bahkan tablet 10″) ke toilet? Kalau begitu game ini memang diciptakan untuk kamu. Toilet Time adalah kumpulan mini game yang bisa kamu mainkan ketika kamu di WC. Gamenya cukup kocak-kocak dan pastinya tidak mempunyai durasi yang lama. Download dan simpan untuk kunjungan kamu WC selanjutnya :D.
Google Play Link: Toilet Time – A Bathroom Game, Gratis
Conjurer: Awoken

Conjurer adalah sebuah game tower defense dengan gameplay yang cukup berbeda dengan tower defense lainnya. Kamu akan diberikan sebuah mana yang dapat kamu gunakan untuk upgrade tower atau juga dapat kamu gunakan untuk cast spell kepada musuh-musuh. Sistem upgrade tower-nya pun cukup unik kamu cukup tap dan tahan tower sampai levelnya naik, namun selama proses upgrading tower akan menjadi lebih lambat. Kamu dapat mencoba 4 dari 10 level secara gratis, sedangkan sisanya dapat dibuka dengan membayar $1.99.
Google Play Link: Conjurer: Awoken, Gratis
Poppy Kart

Selain Angry Birds Go! yang merupakan game kart racing, hari ini hadir juga Poppy Kart dengan model yang sama. Bedanya, grafis dalam game ini mengandalkan pixel art. Tugas kamu adalah mencari froggy, gadis yang melarikan diri. 7 level awal diberikan secara gratis. Sisanya jika kamu suka, kamu bisa membelinya lewat toko IAP.
Google Play Link: Poppy Kart, Free
Jungle Man: Strike

Dalam sebuah kecelakaan di tengah hutan, kamu bertemu dengan berbagai binatang buas. Tugas kamu adalah memukul setiap binatang buas itu dengan cara tap secepat-cepatnya. Terlihat menarik?
Google Play Link: Jungle Man: Strike, Free
ShrugTides

Suasana yang indah tergambar dari game puzzle platformer ini. Kamu harus mengumpulkan semua power stones dalam setiap level untuk mengembalikan keseimbangan dunia yang kamu mainkan.
Google Play Link: ShrugTides, Free
Ninja Hero Cats

Gaya cepat dengan adaptasi dari Ninja akan kamu mainkan tanpa henti untuk melawan monster ikan dalam game Ninja Hero Cats buatan Handy Games. Dengan grafis yang terbilang cute, kamu akan secara berkelompok membunuh musuh dan pindah dari dunia ke dunia berikutnya tanpa henti.
Google Play Link: Ninja Hero Cats, Free
Bug Invasion 3D

Perintahkan pasukan kamu untuk membunuh semua serangga yang ada dalam dungeon. Selain menyusun strategi, kamu juga bisa melakukan upgrade untuk setiap tipe pasukan yang kamu mainkan.
Google Play Link: Bug Invasion 3D, Gratis
Lost in Baliboo

Jika kamu suka dengan game building simulation, kamu bisa memainkan Lost in Baliboo dengan gratis. Ceritanya kapal milik kamu rusak dan tersesat di dunia yang tidak berpenghuni sementara kapten kapal menghilang tanpa jejak. Akhirnya kamu harus berusaha bertahan hidup dan membentuk koloni baru di tanah tersebut.
Google Play Link: Lost in Baliboo, Free
Game
memang menjadi media hiburan yang menawarkan variasi pengalaman yang
beragam, dari yang menyenangkan, penuh kekejaman, memompa adrenalin,
hingga yang membuat Anda tak berhenti bermimpi buruk sepanjang malam.
Kemampuan video game untuk menghasilkan pengalaman seperti inilah yang
membuat kita jatuh cinta dengannya. Apalagi dengan kemampuan kreativitas
para pelaku di dalamnya, game secara berkala mengalami peningkatan
kualitas yang mampu tampil semakin memukau.
Peningkatan kualitas grafis dan gameplay lah yang kemudian membuat pengalaman bermain tumbuh semakin intens dari waktu ke waktu. Apalagi game-game yang mengusung konten horror di dalamnya. Pernahkah Anda memainkan sebuah game yang membuat Anda ketakutan? Merasakan jantung berdegup kencang dalam setiap detik permainan? Saya sendiri pernah menemukan beberapa game yang menghadirkan sensasi seperti ini. Bahkan, beberapa di antaranya dapat membuat setiap langkah di dalam game menjadi penuh kehati-hatian. Sedikit bunyi suara saja, jantung serasa akan meledak saat itu juga.
Variasi game yang menawarkan horror sebagai elemen utama yang dijual memang semakin banyak dengan berbagai pecahan genre yang juga beragam. Ada game horror yang fokus pada sisi survival, memberikan kesempatan untuk bertahan hidup melalui berbagai senjata yang dihadirkan dan ada pula yang hanya menjual pengalaman melalui game yang berfokus pada point dan click. Tetapi ada satu kesamaan di antara semua sub-genre itu, kemampuannya menghadirkan ketakutan dan bulu kuduk yang berdiri tegak.
Dari semua game horror yang pernah dirilis oleh industri game, apa saja 10 game paling menyeramkan yang pernah diproduksi? Siapkan headset Anda, set volume hingga maksimal, matikan lampu ruangan, dan bersiaplah menuju ke mimpi buruk kegemaran para gamer.
Hotel dan Asylum 626

Alone in The Dark

Doom III
Clocktower 3
Dead Space

Fatal Frame II : Crimson Butterfly

F.E.A.R

Siren : Blood Curse

Amnesia : The dark Descent

Silent Hill

Dreadout

Resident Evil 6

Slender-Man

Alan Wake : American Nightmare
Prototype 2
Left 4 Dead

Dead Island

The House Series

House Of the Dead Series

Dead Rising

The Evil Within
Peningkatan kualitas grafis dan gameplay lah yang kemudian membuat pengalaman bermain tumbuh semakin intens dari waktu ke waktu. Apalagi game-game yang mengusung konten horror di dalamnya. Pernahkah Anda memainkan sebuah game yang membuat Anda ketakutan? Merasakan jantung berdegup kencang dalam setiap detik permainan? Saya sendiri pernah menemukan beberapa game yang menghadirkan sensasi seperti ini. Bahkan, beberapa di antaranya dapat membuat setiap langkah di dalam game menjadi penuh kehati-hatian. Sedikit bunyi suara saja, jantung serasa akan meledak saat itu juga.
Variasi game yang menawarkan horror sebagai elemen utama yang dijual memang semakin banyak dengan berbagai pecahan genre yang juga beragam. Ada game horror yang fokus pada sisi survival, memberikan kesempatan untuk bertahan hidup melalui berbagai senjata yang dihadirkan dan ada pula yang hanya menjual pengalaman melalui game yang berfokus pada point dan click. Tetapi ada satu kesamaan di antara semua sub-genre itu, kemampuannya menghadirkan ketakutan dan bulu kuduk yang berdiri tegak.
Dari semua game horror yang pernah dirilis oleh industri game, apa saja 10 game paling menyeramkan yang pernah diproduksi? Siapkan headset Anda, set volume hingga maksimal, matikan lampu ruangan, dan bersiaplah menuju ke mimpi buruk kegemaran para gamer.
Hotel dan Asylum 626

Game
flash yang cukup lama beredar di dunia maya ini memang sangat
menyeramkan. Dengan setting yang dibuat real, permainan point and click
based ini tidak hanya menghadirkan atmosfer yang begitu tepat untuk
sebuah game horror tetapi juga sound effect yang memukau. Derap kaki,
bunyi detak jantung, desahan nafas memburu, teriakan-teriakan kecil, dan
sudut pandang orang pertama membuat Anda seolah berada di dalam posisi
yang sama. Apalagi berbagai puzzle juga dihadirkan dengan clue yang
harus Anda temukan sendiri
Alone in The Dark

Alone
in the Dark yang sempat rilis di Playstation adalah salah satu game
survival horror yang membuat saya jatuh cinta dengan genre ini. Walaupun
karakter kita memegang senjata sebagai alat untuk bertahan hidup, namun
atmosfer yang terbangun memang harus diakui menyeramkan. Gelap dengan
sorotan senter di tangan benar-benar membuat jantung berdegup kencang.
Apalagi ketika cahaya petir sempat membuat bayangan-bayangan muncul
sekilas.
Doom III

Siapa
yang bisa menyangkal bahwa Doom merupakan salah satu pencetus kecintaan
gamer pada game-game FPS? Game yang memuat begitu banyak makhluk
menyeramkan ini tampil jauh lebih menyeramkan ketika memasuki seri
ketiganya. Gelap dan penuh elemen yang mengejutkan para gamer, Doom III
memang pantas masuk ke dalam list ini. Monster seringkali keluar secara
tiba-tiba, menyerang Anda dari mana saja atau sekadar “menggoda” dengan
suara-suara yang membuat Anda waspada. Jika Anda merasa game ini
biasa-biasa saja, mainkan saja tengah malam dan matikan lampu.
Clocktower 3

Clocktower
merupakan game yang dipuja-puja oleh para penggemar game horror.
Mengapa? Karena game ini menawarkan esensi survival horror yang
sebenarnya. Anda tidak bisa membunuh begitu saja musuh yang mengincar
nyawa Anda dan menghilangkan sang ancaman sejak awal permainan. Anda
harus berlari menghindar, menjaga panic meter, mencari tempat
bersembunyi, dan memecahkan puzzle yang terbilang cukup sulit. Setiap
kali Ayssa membuka pintu, Anda akan merasa cemas, berharap sang pembunuh
tidak berada di sana menunggu.
Dead Space

Spoilerfor Description:
Dead
Space merupakan pendatang baru di genre survival horror dan langsung
mendapatkan tempat di hati para gamer. Banyak yang skeptis game ini akan
mampu mengalahkan para pesaing lainnya yang sudah lama berkecimpung di
genre ini, namun hasilnya jusru sangat memuaskan. Mengambil setting di
luar angkasa, Dead Space lebih berfokus pada penggunaan tata cahaya dan
suara sebagai elemen utama yang membuat kita takut. Dead Space yang
pertama sempat membuat stik saya terlempar karena serangan Necromorph
yang tiba-tiba.
Fatal Frame II : Crimson Butterfly

Apa
reaksi pertama yang dilakukan orang ketika melihat penampakan hantu di
depan mereka? Sebagian besar dari kita akan lari terbirit-birit berusaha
melarikan diri. Di Fatal Frame, sikap seperti ini sama sekali tidak
produktif. Anda justru diharuskan untuk menangkap para hantu tersebut
dengan kamera Obscura. Artinya? Anda harus melihat wajah mereka dari
dekat. Yakinlah, tidak semua hantu yang ada berperingai baik. Bisa-bisa
nyawa Anda yang jadi taruhan. Hal yang saya sukai dari Fatal Frame
adalah setting dan plotnya yang sangat khas horror “Asia”, dengan
penampakan sekelebat di latar belakang.
F.E.A.R

Inilah
game horror yang benar-benar dapat membuat Anda pipis di celana.
Berkisah tentang anggota militer khusus yang ditugaskan untuk menghadapi
berbagai ancaman yang bersifat paranormal, Anda harus melawan berbagai
musuh yang berada di luar nalar manusia. Atmosfer, sound effect, dan
keheningan yang dibangun melengkapi elemen game FPS ini. Apalagi ketika
Alma, anak kecil “menggemaskan” berbaju merah itu mulai bermain-main
dengan pikiran dan emosi Anda. Pelan tapi pasti. Siapkan popok!
Siren : Blood Curse

Siren
harus diakui adalah fenomena baru di dunia game horror. Lahir pertama
kali di Playstation 2, Siren terus mendapatkan pengakuan positif dari
para pecinta genre ini. Versi remake dengan peningkatan kualitas grafis
dan gameplay kemudian hadir di Playstation 3. Bercerita tentang usaha
bertahan hidup dari para “zombie” bernama Shibito, Anda harus
menyelesaikan bagian per chapter dengan karakter yang berbeda-beda –
dari yang mampu bertarung dengan senjata hingga anak kecil yang hanya
bisa berlari. Setting yang gelap dan mencekam, ditambah dengan kemampuan
eye hihack (melihat dari mata Shibito) membuat game ini tampil sangat
menyeramkan. Tersedia di Playstation Network dan blu-ray disc untuk
beberapa region.
Amnesia : The dark Descent

Spoilerfor Description:
Tidak
ada yang lebih membuat frustrasi selain ketidakmampuan untuk melawan
balik. Hal inilah yang ditawarkan oleh game Amnesia: The Dark Decent
ketika dirilis pada tahun 2010 yang lalu. Bahkan sang developer sendiri
pun sudah memberikan clue bahwa merupakan tindakan yang bodoh untuk
berusaha melawan sang musuh di sini dan jauh lebih baik bersembunyi.
Anda benar-benar dihadapkan pada kondisi yang sangat gelap, mencekam,
penuh dengan suara yang misterius dan mengagetkan, monster yang siap
memangsa Anda kapan saja, dan berbagai kejutan yang membuat jantung
terpompa keras. Yang bisa Anda lakukan? Hanya lari dan bersembunyi.
Inilah esensi game horror yang sebenarnya.
Silent Hill

Ketika
saya pertama kali memainkan Silent Hill di Playstation, yang terbayang
adalah game survival horror ala Resident Evil dengan senjata dan peluru
yang melimpah. Namun apa yang saya hadapi? “Neraka” yang sangat tidak
bersahabat. Setiap kali dunianya berubah menjadi gelap dengan bunyi
sirene panjang yang menyeramkan, saya menjadi paranoid sendiri. Yang
harus diacungi jempol adalah kemampuan mengelola tata cahaya dengan
settingnya yang berhasil membangun suasana yang sangat menyeramkan.
Keterbatasan alat pertahanan pada awal permainan ditambah dengan kabut
yang mengelilingi kota membuat Silent Hill sempurna untuk menguji nyali.
Itulah 10 game paling menyeramkan menurut versi saya secara subjektif. Jika Anda pernah hendak berargumen mengapa saya tidak menyertakan Resident Evil di dalam list ini, karena saya sama sekali tidak merasa takut memainkan semua serinya. Memang ada sedikit elemen keterkejutan, namun saya lebih melihatnya sebagai sebuah game action dan bukannya survival horror.
Itulah 10 game paling menyeramkan menurut versi saya secara subjektif. Jika Anda pernah hendak berargumen mengapa saya tidak menyertakan Resident Evil di dalam list ini, karena saya sama sekali tidak merasa takut memainkan semua serinya. Memang ada sedikit elemen keterkejutan, namun saya lebih melihatnya sebagai sebuah game action dan bukannya survival horror.
Dreadout

DreadOut
adalah permainan survival horor orang ketiga yang berlatar di
Indonesia. Karakter utama, Linda, menggunakan gadget modern, seperti
kamera video digital dan smartphone untuk berinteraksi dengan berbagai
macam hantu mistis Indonesia, membantunya memecahkan berbagai teka-teki
di sebuah kota yang ditinggalkan penghuninya. Ketika Linda "meninggal"
dalam permainan ini, ia akan terbangun dalam kegelapan dikelilingi oleh
lilin dengan cahaya terang di kejauhan. Dengan menjalankannya menuju
cahaya, Linda akan hidup kembali.
Permainan ini akan menampilkan baik skema kontrol orang-ketiga dan orang-pertama. Pemain melakukan navigasi dalam permainan dengan perspektif kamera belakang-bahu, tetapi akan beralih ke perspektif orang-pertama setiap kali pemain memutuskan untuk menggunakan kamera digital untuk memotret sesuatu. Sebuah video pratinjau terbaru menunjukkan versi tablet dari permainan ini, di mana Linda sedang dikontrol melalui interaksi sentuh dan menggunakan perspektif kamera tetap yang mirip dengan permainan Fatal Frame.
Permainan ini akan menampilkan baik skema kontrol orang-ketiga dan orang-pertama. Pemain melakukan navigasi dalam permainan dengan perspektif kamera belakang-bahu, tetapi akan beralih ke perspektif orang-pertama setiap kali pemain memutuskan untuk menggunakan kamera digital untuk memotret sesuatu. Sebuah video pratinjau terbaru menunjukkan versi tablet dari permainan ini, di mana Linda sedang dikontrol melalui interaksi sentuh dan menggunakan perspektif kamera tetap yang mirip dengan permainan Fatal Frame.
Resident Evil 6

Diawali
dengan memerankan Leon yang menolong Helena, gamer akan kembali
berhadapan dengan sejumlah zombie maupun monster aneh sepanjang game
Resident Evil 6.
Lokasi permainan yang bersetting di dalam kota ini berhasil memberikan suasana yang lumayan bikin merinding gamer yang memainkannya. Belum lagi ditambah oleh kehadiran zombie yang kerap merepotkan.
Aksi yang ditawarkan pada seri Resident Evil kali ini terbilang menarik. Apalagi dibumbui oleh cuplikan video yang saling menghubungkan cerita, membuat game garapan Capcom ini semakin menarik untuk diikuti .
Lokasi permainan yang bersetting di dalam kota ini berhasil memberikan suasana yang lumayan bikin merinding gamer yang memainkannya. Belum lagi ditambah oleh kehadiran zombie yang kerap merepotkan.
Aksi yang ditawarkan pada seri Resident Evil kali ini terbilang menarik. Apalagi dibumbui oleh cuplikan video yang saling menghubungkan cerita, membuat game garapan Capcom ini semakin menarik untuk diikuti .
Slender-Man

Berbeda
dengan yang lainnya, Slender bisa dibilang game sederhana. Saat
memainkannya, gamer tak akan menemui zombie ataupun monster, melainkan
pembunuh berdarah dingin yang akan menghabisi karakter yang dimainkan
oleh gamer.
Dalam permainannya, gamer bertugas untuk mencari lembaran demi lembaran kertas yang harus dikumpulkan guna menyelesaikan tingkat permainan dalam game. Namun tidak semudah itu, karena untuk menemukan lembaran kertas yang dimaksud, gamer hanya bermodalkan sebuah senter yang akan membantunya menerobos gelapnya hutan.
Belum lagi pembunuh berdarah dingin yang selalu mengawasi selama proses pencarian lembaran kertas, dijamin game Slender bakal membuat gamer yang memainkannya merasa dag-dig-dug sepanjang permainan.
Dalam permainannya, gamer bertugas untuk mencari lembaran demi lembaran kertas yang harus dikumpulkan guna menyelesaikan tingkat permainan dalam game. Namun tidak semudah itu, karena untuk menemukan lembaran kertas yang dimaksud, gamer hanya bermodalkan sebuah senter yang akan membantunya menerobos gelapnya hutan.
Belum lagi pembunuh berdarah dingin yang selalu mengawasi selama proses pencarian lembaran kertas, dijamin game Slender bakal membuat gamer yang memainkannya merasa dag-dig-dug sepanjang permainan.
Alan Wake : American Nightmare

Seri
Alan Wake: American Nightmare mengajak gamer menuju 2 tahun setelah
kejadian pada seri terdahulu, dimana kali ini Alan Wake melakukan
petualangannya di daratan Arizona.
Tampilan grafis yang ditawarkan Remedy Entertainment berhasil memberikan nuansa suasana mencekam yang mampu meningkatkan tensi horor dalam game ini.
Ditambah gerakan karakter dalam game yang terlihat begitu natural, membuat game yang satu ini semakin menarik untuk dimainkan.
Musuh yang ditemui dalam game ini pun tak jauh berbeda dengan kebanyakan game horor lain yang kerap mengandalkan zombie sebagai ‘pengganggu’ sepanjang permainan.
Tampilan grafis yang ditawarkan Remedy Entertainment berhasil memberikan nuansa suasana mencekam yang mampu meningkatkan tensi horor dalam game ini.
Ditambah gerakan karakter dalam game yang terlihat begitu natural, membuat game yang satu ini semakin menarik untuk dimainkan.
Musuh yang ditemui dalam game ini pun tak jauh berbeda dengan kebanyakan game horor lain yang kerap mengandalkan zombie sebagai ‘pengganggu’ sepanjang permainan.
Prototype 2

Meski
lebih tepat dikatakan sebagai game action, Protoype 2 tetap mampu
menghadirkan suasana seram sepanjang permainan lewat zombie maupun
monster yang akan menghalangi tujuan sang jagoan.
Seperti halnya pada Prototype versi sebelumnya, aksi-aksi memukau pun kembali hadir dalam seri kedua ini.
Seperti gerakan combo untuk menghancurkan musuh hingga penggunaan pilihan kekuatan yang ingin digunakan.
Efek dalam game seperti ledakan dan hal menarik lainnya pun mengalami improvisasi yang cukup signifikan sehingga berhasil membuat game garapan Radical Entertainment ini makin menarik untuk dimainkan.
Seperti halnya pada Prototype versi sebelumnya, aksi-aksi memukau pun kembali hadir dalam seri kedua ini.
Seperti gerakan combo untuk menghancurkan musuh hingga penggunaan pilihan kekuatan yang ingin digunakan.
Efek dalam game seperti ledakan dan hal menarik lainnya pun mengalami improvisasi yang cukup signifikan sehingga berhasil membuat game garapan Radical Entertainment ini makin menarik untuk dimainkan.
Left 4 Dead

Left
4 Dead (disingkat L4D) adalah sebuah koperasi multiplayer/horor FPS
game yang dikembangkan oleh Valve Corporation. Permainan ini dibangun
dengan menggunakan mesin Source dan tersedia pada PC dan Xbox 360.
Selama perkembangan awal, judul kerjanya adalah "Teror Strike."
Permainan menempatkan empat manusia yang bertahan dari sebuah pandemi apokaliptik terhadap zombie atau infected. Infected dikontrol oleh bot, sedangkan pemain dapat mengendalikan hingga empat Special Infected dengan kemampuan khusus dalam mode permainan Versus. Tujuan dari Left 4 Dead untuk Survivor adalah untuk saling membantu mencapai Safe Room atau Ruang Aman. Para Infected harus bekerja sama untuk menghentikan mereka.
Left 4 Dead dirilis pada 18 November 2008 di Amerika Serikat dan 21 November di Eropa. Permainan ini pertama kali terungkap dalam publikasi Christmas 2006 PC Gamer Inggris dengan enam artikel halaman yang menggambarkan playthrough di markas Valve. Sebuah penggoda dirilis dengan The Orange Box. Permainan ini pertama kali dimainkan di 2007 Showdown LAN di San Jose dan di QuakeCon 2007. Sebuah demo, awalnya akan dirilis pada 6 November 2008 diundur sampai tanggal 11 November 2008.
Pada Juli 2009, Left 4 Dead memiliki 89 dari 100 dari Metacritic.
Edisi-200 Majalah Game Informer peringkat Left 4 Dead sebagai # 82 di atas 200 permainan dari semua waktu, inilah yang mereka katakan: "Zombies telah muncul dalam permainan video dalam berbagai bentuk, tapi tidak ada yang pernah dipaku penuh-on zombie apocalypse sampai Valve's Left 4 Dead. Intensitas empat pemain online dalam pengalaman koperasi dimanfaatkan dinamis oleh "Direktur AI" untuk mengatur serangan Terinfeksi sesuai dengan kinerja pemain. Dengan tambahan dalam karakter yang mengesankan, cerita plot menarik, dan secara online versus mode.
Gameplay dasar tidak pernah berubah dari peta ke peta, sehingga pemain akan belajar cara mereka sekitar cukup cepat. Direktur membuat segalanya untuk tidak monoton, bagaimanapun, dengan melemparkan di berbagai tantangan di setiap level. Tidak ada dua playthroughs yang persis sama.
Permainan menempatkan empat manusia yang bertahan dari sebuah pandemi apokaliptik terhadap zombie atau infected. Infected dikontrol oleh bot, sedangkan pemain dapat mengendalikan hingga empat Special Infected dengan kemampuan khusus dalam mode permainan Versus. Tujuan dari Left 4 Dead untuk Survivor adalah untuk saling membantu mencapai Safe Room atau Ruang Aman. Para Infected harus bekerja sama untuk menghentikan mereka.
Left 4 Dead dirilis pada 18 November 2008 di Amerika Serikat dan 21 November di Eropa. Permainan ini pertama kali terungkap dalam publikasi Christmas 2006 PC Gamer Inggris dengan enam artikel halaman yang menggambarkan playthrough di markas Valve. Sebuah penggoda dirilis dengan The Orange Box. Permainan ini pertama kali dimainkan di 2007 Showdown LAN di San Jose dan di QuakeCon 2007. Sebuah demo, awalnya akan dirilis pada 6 November 2008 diundur sampai tanggal 11 November 2008.
Pada Juli 2009, Left 4 Dead memiliki 89 dari 100 dari Metacritic.
Edisi-200 Majalah Game Informer peringkat Left 4 Dead sebagai # 82 di atas 200 permainan dari semua waktu, inilah yang mereka katakan: "Zombies telah muncul dalam permainan video dalam berbagai bentuk, tapi tidak ada yang pernah dipaku penuh-on zombie apocalypse sampai Valve's Left 4 Dead. Intensitas empat pemain online dalam pengalaman koperasi dimanfaatkan dinamis oleh "Direktur AI" untuk mengatur serangan Terinfeksi sesuai dengan kinerja pemain. Dengan tambahan dalam karakter yang mengesankan, cerita plot menarik, dan secara online versus mode.
Gameplay dasar tidak pernah berubah dari peta ke peta, sehingga pemain akan belajar cara mereka sekitar cukup cepat. Direktur membuat segalanya untuk tidak monoton, bagaimanapun, dengan melemparkan di berbagai tantangan di setiap level. Tidak ada dua playthroughs yang persis sama.
Dead Island

Dead Island
mirip seperti game Fallout 3 ditambah dengan kehadiran zombie. Banyak juga yang membandingkan game ini dengan game Dead Rising (pemain sama-sama bisa membuat senjata) dan game Left 4 Dead (sudut pandang pemain sama-sama first-person dan juga asik dimainkan secara online bersama empat pemain sekaligus). Tapi saat pemain sudah masuk kedalam permainan, pemain akan menemui quest yang banyak, lingkungan game yang menarik, dan sistem leveling yang akan membuat pemain menjadi ketagihan bermain game ini. Singkat kata, Dead Island merupakan game bergenre First-Person Action yang cukup menarik untuk dimainkan.
Diceritakan didalam game, banyak zombie gentayangan di pulau kecil yang terletak di lepas pantai Papua New Guinea. Cerita yang ada didalam game tidak begitu menarik, tapi banyak hal lain didalam game yang membuat game ini layak untuk dimainkan. Saat pemain memulai permainan, pemain bisa memilih satu dari empat karakter yang ada. Setelah memilih karakter, baru pemain bisa memulai petualangan didalam game yang bisa menghabiskan waktu sekitar 20 sampai 30 jam untuk menyelesaikan berbagai tantangan didalam map, menyelesaikan side quest, dan juga membantai ratusan zombie yang tersebar di seluruh bagian pulau.
mirip seperti game Fallout 3 ditambah dengan kehadiran zombie. Banyak juga yang membandingkan game ini dengan game Dead Rising (pemain sama-sama bisa membuat senjata) dan game Left 4 Dead (sudut pandang pemain sama-sama first-person dan juga asik dimainkan secara online bersama empat pemain sekaligus). Tapi saat pemain sudah masuk kedalam permainan, pemain akan menemui quest yang banyak, lingkungan game yang menarik, dan sistem leveling yang akan membuat pemain menjadi ketagihan bermain game ini. Singkat kata, Dead Island merupakan game bergenre First-Person Action yang cukup menarik untuk dimainkan.
Diceritakan didalam game, banyak zombie gentayangan di pulau kecil yang terletak di lepas pantai Papua New Guinea. Cerita yang ada didalam game tidak begitu menarik, tapi banyak hal lain didalam game yang membuat game ini layak untuk dimainkan. Saat pemain memulai permainan, pemain bisa memilih satu dari empat karakter yang ada. Setelah memilih karakter, baru pemain bisa memulai petualangan didalam game yang bisa menghabiskan waktu sekitar 20 sampai 30 jam untuk menyelesaikan berbagai tantangan didalam map, menyelesaikan side quest, dan juga membantai ratusan zombie yang tersebar di seluruh bagian pulau.
The House Series

Game flash buatan shintai studios yang satu ini bisa dikatakan menjadi yang paling mengejutkan
based 2D yang digunakan tapi masih melekat unsur seramnya
based 2D yang digunakan tapi masih melekat unsur seramnya

House Of the Dead Series

Game
yang mengutamakan unsur fps dengan grafis yang lumayan , menjadikan
house of the dead menjadi game horror terbaik 2012 yang juga dapat
membuat anda kewalahan melawan big boss nya
Dead Rising

Mau
tau game pembantaian zombie paling dahsyat?? Inilah gamenya, bagaimana
tidak di Mall anda bahkan bisa membantai lebih dari 250 zombie!! Wow
maniax pembantaian zombie harus mainkan game ini!!
best scene dari game ini kalian bisa menghabisi zombies pakai alat alat yang unik dari gitar sampai panci sekalipun' entah dia nyolong panci darimana :V
best scene dari game ini kalian bisa menghabisi zombies pakai alat alat yang unik dari gitar sampai panci sekalipun' entah dia nyolong panci darimana :V
The Evil Within

Inilah
The Evil Within : Game Kolaborasi Bethesda dan Kreator Resident Evil.
Sobat maniax, Bethesda yang sangat terkenal dengan game-game besar hasil
karyanya seperti seri Fall Out dan Elder Scroll baru-baru ini
mengumumkan jika mereka akan membuat sebuah game baru dengan tema
Survival Horror berjudul The Evil Within yang direncanakan rilis untuk
PS3, Xbox 360, PC dan Konsol Next-Gen pada 2014 mendatang. Nah
menariknya, pihak Bethesda tidak melakukan ini sendirian melainkan
bekerja sama dengan sang Kreator Resident Evil, Shinji Mikami’s studio
Tango Gameworks.
Keputusan Bethesda ini cukup tepat karena mereka sebelumnya hanya berpengalaman pada seri game Action dan juga Action RPG, jadi kerja sama ini merupakan keputusan yang bagus dari Bethesda.
Keputusan Bethesda ini cukup tepat karena mereka sebelumnya hanya berpengalaman pada seri game Action dan juga Action RPG, jadi kerja sama ini merupakan keputusan yang bagus dari Bethesda.
Dying Light
Dying Light
Inilah
Dying Light, Game Survival Horror sesungguhnya dengan aksi Parkour.
Sobat maniax, anda yang pernah memainkan game survival horror baik
3rd-person ataupun 1st-person mungkin merasakan jika karakter anda
selalu dipojokkan dengan kemampuan survival yang terbatas bukan? Nah
sekarang anda tidak perlu khawatir lagi karena Techland baru saja
mengumumkan game terbaru yang sedang mereka kembangkan berjudul Dying
Light, dimana anda akan bisa beraksi Parkour layaknya di game Mirror
Edge lho.
Yak game survival horror memang sangat menegangkan namun itu akan menjadi sebuah kejengkelan jika ternyata karakter anda terlihat bodoh. Bayangkan saja... anda tersudut dalam sebuah area dimana 2 meter diatas anda adalah jalan yang seharusnya bisa anda panjat, namun nyatanya.. anda ngga bisa manjat alias... culun mode on @_@ yang tentu saja anda harus menerobos musuh anda untuk bisa kabur... konyol kan? Nah dalam Game Survival Horror Dying Light, itu tidak akan terjadi karena anda akan bisa memanjat, meloncat media apapun yang bisa anda jangkau sehingga akan banyak cara bagi anda untuk melawan musuh.
Dalam Game Survival Horror Dying Light ini anda akan melawan Zombie seperti game Dead Island buatan Techland sebelumnya, dan disini selain anda punya kemampuan parkour, anda juga bisa meng-custom berbagai senjata yang ada didalamnya yang tentu saja akan berpengaruh dengan damage serangan anda. Waktu dalam game ini juga berjalan realistis dengan berganti siang dan malam secara otomatis... dan anda tentunya harus sangat waspada ketika malam hari tiba. Nah untuk lebih jelasnya bagaimanakah tampilan dan suasana game Dying Light, silahkan anda simak beberapa Screenshot dibawah ini.


Hoooo...
Tampilan grafis Game Survival Horror Dying Light ini benar-benar bagus dan detail, bahkan ada beberapa screenshot yang sekilas mirip dengan game Far Cry hehehe. Game ini masih belum diketahui kapan akan dirilis, namun pihak Techland sudah mengatakan jika game ini muncul pada platform PS3, Xbox 360, PS4, Xbox One dan tentu saja PC. Semoga saja requirement game ini tidak terlalu tinggi untuk PC jadi anda para pemiliki pc agak lawas tetap bisa memainkan game ini. Dan semoga saja... para Zombie yang ada dalam game ini juga tidak extreme bisa melakukan parkour juga wakakakakak. The Walking Dead
Menciptakan
sebuah game survival horror memang bukan pekerjaan yang mudah. Berbeda
dengan sebagian besar game action yang memungkinkan Anda untuk
menghancurkan apapun secara membabi buta, genre ini juga dituntut untuk
memuat elemen yang akan membuat gamer terus ketakutan dan waspada. Tidak
hanya menyerang dan bertahan, lari juga terkadang menjadi jalan keluar
terbaik, apalagi ketika Anda harus berhadapan dengan jumlah yang masif.
Dari semua konsep utama yang diusung, zombie memang menjadi salah satu
yang paling populer. Mayat yang hanya didorong kebutuhan untuk memangsa
siapapun yang bertahan hidup ini memang menjadi salah satu ancaman yang
paling sering dihadirkan di industri game, termasuk di game terbaru dari
Activision yang satu ini.
Sebagian besar pencinta film seri dari Barat tentu tidak asing lagi dengan nama Walking Dead. Film drama bertema zombie apocalypse ini memang menjadi salah satu film seri paling populer yang paling dinanti. Lahir dari komik, versi video game – Walking Dead yang dirilis secara episodik oleh Telltale juga mengusung kualitas yang hampir serupa. Membawa konflik dan intrik hubungan antar para manusia yang bertahan hidup dalam dunia yang sudah hancur berantakan, Walking Dead versi Telltale diakui sebagai salah satu game yang berhasil meluncurkan ending terbaik yang menggugah emosi banyak gamer. Dengan kesuksesan ketiga media ini, tidak mengherankan jika ekspektaasi terhadap versi yang lebih action – The Walking Dead: Survival Instinct begitu besar. Penantian yang akhirnya harus berakhir pada kekecewaan.
Lantas apa yang sebenarnya salah dengan game yang satu ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai salah satu game zombie terburuk sejauh ini?
Hampir semua gamer yang sempat mengikuti film seri The Walking Dead tentu saja mengidolakan dan memimpikan peran sebagai seorang Daryl Dixon. Berbeda dengan sebagian karakter lain yang terlibat dalam drama dan mendayu, Daryl merepresentasikan karakter badass yang tidak segan untuk menempuh resiko untuk bertahan hidup. Kesempatan untuk memerankan sosok yang satu ini akhirnya muncul di seri game teranyar yang dirilis oleh Terminal Reality dan Activision yang satu ini.
Anda akan beraksi dalam timeline sebelum event di Walking Dead season pertama. Sebagai pembuka, Anda akan berperan sebagai ayah Dixon yang diceritakan tengah berburu bersama dengan teman-temannya. Tutorial singkat ini memberikan sedikit gambaran tentang horror yang Anda temukan. Tewas dalam serangan Walker, Anda pun akan mengambil alih peran sebagai Daryl Dixon dalam usahanya untuk melarikan diri ke Atlanta. Perjalanan panjang pun dimulai. Lari dari para kejaran Walker yang berbahaya, Dixon juga harus mencari berbagai bahan kebutuhan untuk bertahan hidup selama pelariannya, dari makanan hingga bahan bakar untuk mobil. Petualangan penuh mimpi buruk pun dimulai.
Adegan dimulai dengan tewasnya sang ayah di tangan para Walker, yang juga menjadi latar belakang dari perjalanan Daryl Dixon ke Atlanta.
Di sepanjang perjalanan, Dixon juga harus mengumpulkan resource yang cukup untuk bertahan hidup, dari makanan hingga bahan bakar.Eyes

Inilah
Dying Light, Game Survival Horror sesungguhnya dengan aksi Parkour.
Sobat maniax, anda yang pernah memainkan game survival horror baik
3rd-person ataupun 1st-person mungkin merasakan jika karakter anda
selalu dipojokkan dengan kemampuan survival yang terbatas bukan? Nah
sekarang anda tidak perlu khawatir lagi karena Techland baru saja
mengumumkan game terbaru yang sedang mereka kembangkan berjudul Dying
Light, dimana anda akan bisa beraksi Parkour layaknya di game Mirror
Edge lho.Yak game survival horror memang sangat menegangkan namun itu akan menjadi sebuah kejengkelan jika ternyata karakter anda terlihat bodoh. Bayangkan saja... anda tersudut dalam sebuah area dimana 2 meter diatas anda adalah jalan yang seharusnya bisa anda panjat, namun nyatanya.. anda ngga bisa manjat alias... culun mode on @_@ yang tentu saja anda harus menerobos musuh anda untuk bisa kabur... konyol kan? Nah dalam Game Survival Horror Dying Light, itu tidak akan terjadi karena anda akan bisa memanjat, meloncat media apapun yang bisa anda jangkau sehingga akan banyak cara bagi anda untuk melawan musuh.
Dalam Game Survival Horror Dying Light ini anda akan melawan Zombie seperti game Dead Island buatan Techland sebelumnya, dan disini selain anda punya kemampuan parkour, anda juga bisa meng-custom berbagai senjata yang ada didalamnya yang tentu saja akan berpengaruh dengan damage serangan anda. Waktu dalam game ini juga berjalan realistis dengan berganti siang dan malam secara otomatis... dan anda tentunya harus sangat waspada ketika malam hari tiba. Nah untuk lebih jelasnya bagaimanakah tampilan dan suasana game Dying Light, silahkan anda simak beberapa Screenshot dibawah ini.


Hoooo...
Tampilan grafis Game Survival Horror Dying Light ini benar-benar bagus dan detail, bahkan ada beberapa screenshot yang sekilas mirip dengan game Far Cry hehehe. Game ini masih belum diketahui kapan akan dirilis, namun pihak Techland sudah mengatakan jika game ini muncul pada platform PS3, Xbox 360, PS4, Xbox One dan tentu saja PC. Semoga saja requirement game ini tidak terlalu tinggi untuk PC jadi anda para pemiliki pc agak lawas tetap bisa memainkan game ini. Dan semoga saja... para Zombie yang ada dalam game ini juga tidak extreme bisa melakukan parkour juga wakakakakak. The Walking Dead
Menciptakan
sebuah game survival horror memang bukan pekerjaan yang mudah. Berbeda
dengan sebagian besar game action yang memungkinkan Anda untuk
menghancurkan apapun secara membabi buta, genre ini juga dituntut untuk
memuat elemen yang akan membuat gamer terus ketakutan dan waspada. Tidak
hanya menyerang dan bertahan, lari juga terkadang menjadi jalan keluar
terbaik, apalagi ketika Anda harus berhadapan dengan jumlah yang masif.
Dari semua konsep utama yang diusung, zombie memang menjadi salah satu
yang paling populer. Mayat yang hanya didorong kebutuhan untuk memangsa
siapapun yang bertahan hidup ini memang menjadi salah satu ancaman yang
paling sering dihadirkan di industri game, termasuk di game terbaru dari
Activision yang satu ini.Sebagian besar pencinta film seri dari Barat tentu tidak asing lagi dengan nama Walking Dead. Film drama bertema zombie apocalypse ini memang menjadi salah satu film seri paling populer yang paling dinanti. Lahir dari komik, versi video game – Walking Dead yang dirilis secara episodik oleh Telltale juga mengusung kualitas yang hampir serupa. Membawa konflik dan intrik hubungan antar para manusia yang bertahan hidup dalam dunia yang sudah hancur berantakan, Walking Dead versi Telltale diakui sebagai salah satu game yang berhasil meluncurkan ending terbaik yang menggugah emosi banyak gamer. Dengan kesuksesan ketiga media ini, tidak mengherankan jika ekspektaasi terhadap versi yang lebih action – The Walking Dead: Survival Instinct begitu besar. Penantian yang akhirnya harus berakhir pada kekecewaan.
Lantas apa yang sebenarnya salah dengan game yang satu ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai salah satu game zombie terburuk sejauh ini?
Hampir semua gamer yang sempat mengikuti film seri The Walking Dead tentu saja mengidolakan dan memimpikan peran sebagai seorang Daryl Dixon. Berbeda dengan sebagian karakter lain yang terlibat dalam drama dan mendayu, Daryl merepresentasikan karakter badass yang tidak segan untuk menempuh resiko untuk bertahan hidup. Kesempatan untuk memerankan sosok yang satu ini akhirnya muncul di seri game teranyar yang dirilis oleh Terminal Reality dan Activision yang satu ini.
Anda akan beraksi dalam timeline sebelum event di Walking Dead season pertama. Sebagai pembuka, Anda akan berperan sebagai ayah Dixon yang diceritakan tengah berburu bersama dengan teman-temannya. Tutorial singkat ini memberikan sedikit gambaran tentang horror yang Anda temukan. Tewas dalam serangan Walker, Anda pun akan mengambil alih peran sebagai Daryl Dixon dalam usahanya untuk melarikan diri ke Atlanta. Perjalanan panjang pun dimulai. Lari dari para kejaran Walker yang berbahaya, Dixon juga harus mencari berbagai bahan kebutuhan untuk bertahan hidup selama pelariannya, dari makanan hingga bahan bakar untuk mobil. Petualangan penuh mimpi buruk pun dimulai.
Adegan dimulai dengan tewasnya sang ayah di tangan para Walker, yang juga menjadi latar belakang dari perjalanan Daryl Dixon ke Atlanta.
Di sepanjang perjalanan, Dixon juga harus mengumpulkan resource yang cukup untuk bertahan hidup, dari makanan hingga bahan bakar.Eyes

Game buatan Pablina Pabis ini dapat dikategorikan sebagai game indie yang horror juga
misi dari game ini kita disuruh untuk mengambil uang di dalam rumah hantu
tapi jangan harap kamu bisa melawan hantunya kamu hanya boleh lari lari dan lari .
jangan sampe lempar mouse ya kalau keliatan setannya,
bahkan Pewdiepie juga sudah memainkan game ini.
misi dari game ini kita disuruh untuk mengambil uang di dalam rumah hantu
tapi jangan harap kamu bisa melawan hantunya kamu hanya boleh lari lari dan lari .
jangan sampe lempar mouse ya kalau keliatan setannya,
bahkan Pewdiepie juga sudah memainkan game ini.
Square Enix Umumkan Collector’s Edition Untuk Final Fantasy X | X-2 HD
Selasa, 17 Desember 2013
Posted by Unknown
Tag :
News
Square Enix Umumkan Collector’s Edition Untuk Final Fantasy X | X-2 HD
Square Enix baru saja mengumumkan Collector’s Edition untuk Final Fantasy X | X-2 HD Collection yang akan dirilis untuk PS3. Di edisi spesial ini kamu akan mendapatkan artbook setebal 40 halaman, soundtrack dari kedua game ini, dan paling penting tentu saja gamenya sendiri.
Yang membuat Collector’s Edition ini luar biasa adalah soundtrack yang disediakan bukanlah dalam format CD seperti soundtrack biasa, melainkan dalam format Blu-Ray dengan lebih dari 6 jam musik yang dapat kamu nikmati ditemani dengan slideshow gambar-gambar dari kedua game ini. Collector’s Edition ini hanya tersedia untuk edisi North America saja, tapi tentu saja hal itu tidak mengubah apapun untuk gamer dari Indonesia, toh mayoritas game dalam bentuk fisik yang kita dapatkan adalah impor dari luar negeri.

Berita kedua datang dari versi PS Vita untuk game ini. Berbeda dengan informasi sebelumnya yang mengatakan bahwa versi PS Vita dari HD remaster Final Fantasy X dan X-2 akan dijual terpisah. Pengumuman terbaru dari Square Enix mengatakan nantinya gamer bisa membeli versi fisik dari Final Fantasy X HD sekaligus mendapatkan kode voucher untuk mengunduh Final Fantasy X-2 HD dari PSN. Jadi, Square Enix tidak akan merilis Final Fantasy X-2 HD dalam bentuk digital sama sekali.
Final Fantasy X | X-2 HD akan dirilis pada 18 Maret 2014 baik untuk versi PS3 maupun PS Vita. Jika kamu penggemar berat seri Final Fantasy, siap-siap saja untuk merogoh kantong kamu dalam-dalam karena game ini dirilis hanya berbeda sebulan dengan Lightning Returns: Final Fantasy XIII yang juga akan mendapatkan versi Collector’s Edition eksklusif.
